Unisba

International Office | Karir | Login Sisfo

Wakil Rektor I Unisba, Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D.

HUMAS-Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali meraih prestasi. Kali ini Unisba menjadi salah satu Perguruan Tinggi (PT) pemenang Hibah Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari Kemenristek-Dikti dan Kemahasiswaan. Seleksi/penilaian proposal dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, terpilih 87 PT, dan dari jumlah tersebut hanya dipilih 74 PT saja yang dinilai layak memperoleh hibah ini.

Wakil Rektor (Warek) I, Ir. A. Harits Nu’man, MT.,Ph.D.,IPM, sebagai Ketua Tim Hibah PDS-LPTK Unisba mengatakan, Tim PDS-LPTK Unisba akan menjalankan amanah tersebut dengan baik dan tetap mengedepankan nilai-nilai Islam dalam ilmu pengetahuan, dan berjiwa 3M sebagai karakter Unisba sebagai PT Islam. Dalam pelaksanaannya, dosen Unisba akan membina dan terjun langsung ke beberapa sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK di Kota Bandung untuk menyampaikan materi tentang potensi dan kesiapan LPTK dalam melaksanakan program PDS, serta melakukan reorientasi kurikulum 2013 dan literasi baru siswa  pada era Revolusi Industri 4.0.

“Oleh karena itu dalam pelaksanaan program Unisba mengoptimalkan kemitraan yang telah berlangsung lama, yakni dengan SD Al-Irsyad Al-Islamiyah, SMP PGII I, SMA PGII 2, dan SMK Unggulan Terpadu PGII 2 Bandung,” jelas Warek I.

Bentuk penguatan kemitraan ini, lanjut Warek I, meliputi sistem penjaminan mutu pada sekolah mitra, program tata kelola sekolah mitra, inovasi model pembelajaran, dan penguatan standard penerimaan tenaga pendidik dan karyawan, serta model penerimaan siswa baru. Warek I menyebutkan, besarnya nilai hibah ini mencapai 450 juta rupiah dari Kemenristek Dikti dengan dana pendamping 20% dari institusi.

Hibah Penugasan Dosen ke Sekolah-Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (PDS-LPTK) ini mempunyai enam tujuan, pertama, memberikan pengalaman bagi para dosen dalam (a) memahami perkembangan dan karakteristik peserta didik, (b) mengelola kegiatan pembelajaran yang mendidik di sekolah, dan (c) menghayati pengalaman keseharian dan nuansa sosio-kultural sekolah.

Tujuan kedua, menghasilkan perangkat pembelajaran kolaboratif antara dosen dengan guru Sekolah Laboratorium dan/atau Sekolah Mitra. Ketiga. Menciptakan pembelajaran yang bermutu dengan indikator (a) terciptanya iklim pembelajaran yang semakin baik, (b) perangkat pembelajaran yang semakin berkualitas, dan (c) meningkatnya prestasi belajar peserta; Keempat, menguatkan hubungan kemitraan antara LPTK dengan Sekolah Laboratorium dan/atau Sekolah Mitra dalam berbagai bentuk program peningkatan kualitas pembelajaran dan pelaksanaan PLP/PPL. Kelima, Menguatkan program pendidikan guru di LPTK. Keenam, terwujudnya revitalitasi LPTK terutama dalam peningkatan kemampuan LPTK dalam menyelenggarakan pendidikan secara profesional untuk menghasilkan guru dan tenaga kependidikan yang berkualitas.(Sari/Fuad)



Tinggalkan Balasan

Translate »