Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  Tiga Warek Unisba dilantik, Rektor : Unisba Harus Melahirkan Ulama yang Cendekia dan Ilmuwan yang Ulama

Tiga Warek Unisba dilantik, Rektor : Unisba Harus Melahirkan Ulama yang Cendekia dan Ilmuwan yang Ulama

Rektor Unisba bersama WR I, II dan III yang baru saja dilantik

HUMAS-Kampus Unisba merupakan wadah pendidikan dan pembinaan kader-kader Islam yang dapat meneruskan risalah Alloh kepada ummat manusia. Unisba harus melahirkan ribuan ulama yang cendekia dan ilmuwan yang ulama dalam berbagai bidang ilmu dengan Alquran dan al hadits sebagai dasar pijakan pengabdian, karena keduanya merupakan mata air bagi para mujtahid yang tidak akan menyesatkan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unisba, Prof.Dr. H. Edi Setiadi,SH.,MH. saat melantik tiga orang Wakil Rektor (Warek) untuk masa bakti 2017-2021 di Aula Unisba, Selasa (02/01). Wakil Rektor yang dilantik adalah Wakil Rektor I, Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D.; Wakil Rektor II, Dr. Atih Rohaeti Dariah, SE., M.Si.; dan Wakil Rektor III, H. Asep Ramdan Hidayat, Drs., M.Si. Ketiga pejabat tersebut dilantik menggantikan pejabat sebelumnya yang habis masa tugasnya, yakni Dr. Ir. Rakhmat Ceha, M.Eng, IPU, Dr. Efik Yusdiansyah,SH.,MH., dan H. Asep Ramdan Hidayat, Drs., M.Si. (Warek III yang diangkat kembali untuk periode kedua).

 “Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi kita semua karena momentum penggantian tahun ini kita gunakan untuk meneguhkan kembali cita-cita perjuangan Unisba dibidang pendidikan dan dakwah. Hari ini selaku Rektor, saya melantik para Wakil Rektor sebagai pejabat yang diamanahi tanggungjawab besar untuk menjalankan pelaksanaan akademik dan tugas-tugas lainnya,” kata Rekor.

Oleh karena itu, lanjut Rektor,  yang pertama-tama harus dilakukan adalah mengucapkan rasa syukur kepada Alloh atas semua nikmat yang telah diberikan-Nya. “Jika dihitung nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita maka kita tidak dapat menghitungnya,” tambahnya.

Rektor mengingatkan, pencapaian Unisba seperti sekarang ini tidak lepas dari perjuangan para pendahulu dan dukugan masyarakat khususnya umat Islam.  Unisba, kata Rektor,  tidak boleh menjadi menara gading. Unisba harus tetap dekat dengan masyarakat karena sesungguhnya pijakan Unisba terletak pada perasaan umat. Unisba tetap harus berkiprah untuk menjadi ragi bagi umat.

Kebesaran Unisba harus dijaga dan menjadi tanggungjawab setiap individu civitas karena ini merupakan amanat, civitas harus menyadari amanat yang dipikulnya. Betapa pentingnya civitas menjaga amanat. Hal ini sesuai dengan Sabda Rasululloh SAW., yang artinya,  “tidak ada iman bagi seseorang yang tidak memiliki sifat amanah (HR Imam Ahmad)”.

Unisba telah menjelma menjadi sebuah universitas yang unggul terbukti dengan pengakuan pemerintah yang memberikan nilai unggul atau A dalam perolehan akreditasi institusi dan tetap berada pada peringkat 100 besar sebagai perguruan tinggi terkemuka dan terbaik.

 

Pimpinan unisba dari masa ke masa telah berhasil mengisi bangunan Unisba dengan keberhasilan yang gilang gemilang.  Keberhasilan ini pun tidak terlepas dari dukungan penuh dan terus menerus dari pembina  dan pengurus yayasan.

Diakui Rektor, ada pekerjaan besar yang harus dihadapi ke depan yaitu mempertahankan apa yang telah dicapai selama ini dan merengkuh kembali peringkat yang tiga tahun berturut turut mengalami penurunan (32-50-65 VERSI RISTEKDIKTI), serta menggapai apa yang belum tercapai. Akan tetapi, kata Rektor,  yang lebih penting untuk dilakukan adalah bagaimana Unisba dapat melahirkan para pejuang, pemikir dan pembaharu dari kampus ini.

Dalam kesempatan ini Rektor menyampaikan harapan kepada para Wakil Rektor yang baru dilantik untuk segera bekerja dengan berpedoman kepada apa yang telah digariskan dalam renstra dan arahan Yayasan.

Rektor mengajak para Warek agar  bersama-sama harus bahu membahu menjalankan perahu Unisba agar dapat melayani umat di bidang pendidikan dengan titik tolak pada penyelenggaraan bidang akademik sekaligus pembinaan dosen dan mahasiswa, khususnya pembinaan kerohanian, pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien dan peningkatan aktifitas mahasiswa dibidang akademik serta pengembangan minat dan bakatnya, serta tidak lupa pembinaan karir dan peningkatan pemahaman terhadap ruhuddin di kalangan tendik.

Dalam usia 59 tahun, capaian Unisba secara keseluruhan sudah dapat dibanggakan. Bagi yang mengikuti jalannya perjuangan  Unisba sejak awal maka capaian seperti sekarang ini ibarat “bintang gemintang” yang menerangi redupnya sebagian lembaga pendidikan tinggi Islam di Indonesia. “Unisba Insya Alloh akan terus berdiri kokoh, tegak bagaikan batu karang yang diterpa gelombang. Unisba ke depan harus menjelma menjadi sebuah institusi yang merupakan tumpuan Umat. Dengan tetap berpegang teguh pada komitmen pengorbanan yang ihklas” pungkas Rektor.

Dalam kesempatan ini, Rektor pun menyampaikan ucapan  terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada pejabat lama yang dengan tulus ihlas dan pengorbanan yang besar telah mendarma baktikan tenaganya untuk sama-sama membangun dan membesarkan Unisba. (Yasmine/Sari)

Translate »