Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  Alumni Unisba Harus Miliki Kompetensi dan Akhlakul Karimah

Alumni Unisba Harus Miliki Kompetensi dan Akhlakul Karimah

KOMINPRO-Lulusan Unisba harus memiliki kompetensi dan akhlakul karimah yang mengacu kepada konsep Unisba sebagai perguruan tinggi yang mengusung 3M (Mujahid, Mujtahid dan Mujaddid).

Demikian disampaikan Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H. dalam  Forum Group Discussion (FGD) “Memahami Konsep 3M yang Berbasiskan Nilai-Nilai Ke-Unisbaanyang diselenggarakan oleh Pusat Studi ASEAN LPPM Unisba di Ruang Rapat LPPM Unisba, Kamis (09/05).

“Inti dari 3M adalah lulusan Unisba yang harus memiliki kompetensi dalam keilmuan dan berakhlakul karimah. Akhlak dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian seperti bicara, cara makan, pergaulan laki-laki dan perempuan,” kata Rektor.

Setiap perguruan tinggi, lanjut Rektor, seharusnya memiliki kekhasan masing-masing, seperti Unisba yang memiliki 3M yakni mujahid (pejuang), mujtahid (pemikir ulung) dan mujaddid (inovator). Kekhasan ini pula yang akan membedakan antara lulusan Unisba dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.

Sementara itu, Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Hj. Atie Rachmiatie, M.Si., mengatakan, latar belakang terselanggaranya FGD ini sebagai tantangan Unisba dalam membentuk pemikiran yang dapat ditawarkan ke masyarakat ASEAN mengenai masyarakat Islam di tengah kemajemukan suku dan agama yang tetap berjalan rukun dan damai. “Tantangan inilah yang menggagas kami Pusat ASEAN, LPPM serta mengajak para pemikir Islam, kiai dan cendikiawan di Unisba untuk bersama-sama membuat rumusan tentang konsep-konsep ke-Islaman sebelum melemparkan kepada masyarakat di Indonesia  untuk melihat dulu Ke-Islaman Unisba seperti apa,” ungkapnya

Dikatakan Prof. Atie, penelitian dan PKM Unisba dituntut untuk mengkaji 50% yang mengandung nilai-nilai Islami dalam mendorong dosen melaksanakan penelitian Islami. Hal tersebut sebagai tuntutan dalam terbentuknya visi dan misi Unisba secara konseptual hingga mencapai konkritnya.

FGD ini dihadiri oleh Anggota Badan Pengurus Yayasan Unisba, Rektor Unisba, Wakil Rektor (Warek) I, II, III, Ketua LPPM, Ketua LSIPK, Kepala Pusat Studi ASEAN, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Dosen Fakultas Hukum dan Dosen Fakultas Psikologi Unisba yang merupakan para sesepuh, dan semua yang terlibat dalam pengelolaan proses pengembangan dan pengajaran di Unisba, dan mengetahui sejarah perjalanan Unisba. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan diperolehnya suatu konsep lengkap tentang konsep 3M yang berbasiskan nilai-nilai ke-Unisbaan.(Eki/Sari)