Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  Prosesi Milad ke 38 Fikom Unisba

Prosesi Milad ke 38 Fikom Unisba

KOMINPRO-Fikom Unisba menggelar Sidang Terbuka Senat dalam Rangka Milad ke 38 bertajuk “Digital Health Communication Campaign in Covid-19 Era” yang diselenggarakan dengan perpaduan luring di Aula Utama Unisba dan daring melalui Zoom Meeting, Senin (7/6). Kegiatan ini diisi orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Maman Suherman, Drs., M.Si., dengan tema “Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pedesaan”.

Dalam sambutannya, Dekan Fikom Unisba, Dr. Septiawan Santana Kurnia, S.Sos., M.Si., mengatakan, di usianya yang ke 38, Fikom Unisba mampu beradaptasi dan dapat berhubungan cukup intim dengan sistem pembelajaran blended learning. Menurutnya, kemampuan adaptasi ini sudah disemai sejak awal berdirinya Fikom Unisba yang tertuju pada visi fakultas.

“Hal ini berlandaskan pada kerja keras dalam membangun kegiatan pendidikan dan pengajaran, upaya penyempurnaan tata kelola, semangat diri untuk meneliti dan mempublikasikan karya ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, terus memproses pengembangan karir dan prestasi dosen, mahasiswa, dan seterusnya,” ungkapnya.

Dekan menuturkan, kurikulum Fikom Unisba sudah berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, sejak 2017/2018) dan akan diolah menuju kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Mata kuliahnya disinergikan dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri dan nasional. Sejumlah mata kuliahnya menghadirkan dosen tamu “praktisi” yang memberi wawasan, pengalaman, dan referensi “dunia industri” kepada mahasiswa,” jelasnya.

Disisi lain lanjutnya, Kajian Internalisasi Nilai-Nilai Islam (KINIS) pun dimasukan dalam kegiatan akademis, serta dilaksanakan kegiatan pendampingan menulis untuk jurnal ilmiah “Scopus” bagi para dosen.

Dalam peningkatan karir dan kualitas dosen, kata Dekan telah dirancang program pedampingan pengurusan Jabatan Fungsional, dan Guru Besar dengan terjadi peningkatan jabatan fungsional dari tingkat asisten ahli, lektor, lektor kepala, hingga guru besar. Dimana menurutnya pada tahun akademik 2020/2021 ini terdapat dua calon Guru Besar yang sudah prosesnya sedang berjalan di Jakarta dan 1 orang tengah menyusun kelengkapannya. “Penambahan Guru Besar ini semoga melancarkan pembukaan Program Studi S3 Fikom Unisba, yang tengah diproses pendiriannya,” ujarnya.

Lebih jauh Dekan menuturkan, wabah covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini, tidak menurunkan kepercayaan dan animo masyarakat kepada Fikom Unisba. Sehingga  Fikom Unisba akan terus mengembangkan diri dan terus memberikan pelayanan berkualitas.

Sementara itu, Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengatakan, 38 tahun merupakan usia yang cukup matang bagi sebuah institusi. Untuk itu menurutnya, kehadiran Fikom harus terus diupayakan dalam membawa perubahan dan memberikan dampak yang positif bagi alumni dan akademik.

Rektor mengajak untuk bersama-sama mengembangkan kerjasama sehat, yang melibatkan semua lapisan mulai dari universitas, fakultas, bidang kajian sampai dengan unit-unit terkecil. “Sebab hanya dengan resultante yang optimal, kemajuan Fikom dapat diakselerasi. Caranya dengan pahami dan jalankan peran masing-masing dan buka kanal komunikasi selebar-lebarnya di lingkungan fikom itu sendiri,” terangnya.

Pada Milad kali ini, Fikom Unisba memberikan penghargaan kepada 14 dosen yang telah menulis buku Ilmu Komunikasi antara lain Alex Sobur, Drs., M.Si.; Dr. Septiawan Santana Kurnia, M.Si.; Askurifai, S.Sos., M.Si.; Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si.; Yadi Supriadi, S.Sos., M.Phil., M.I.Kom.; Dr. Rita Gani, S.Sos., M.Si.; Ratri Rizki Kusumalestari, S.Sos., M.I.Kom.; Prof. Dr. Neni Yulianita, M.S.; Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si.; Dr. Ferry Darmawan, S.Sos., M.Ds.; Dr. Oji Kurniadi, Drs., M.Si.; Dr. Ike Junita Triwardhani, S.Sos., M.Si.; Dr. Dede Lilis Chaerowati, S.Sos., M.Si.; dan Andalusia Neneng Permatasari, S.S., M.Hum. Penghargaan lainnya juga diberikan kepada Purna Bakti / Dosen Tidak tetap/ Luar Biasa yang diserahkan kepada Dr. Udung Noor Rosyad. Sedangkan Penghargaan Mahasiswa Berprestasi dengan IPK tertinggi 4.00 diberikan kepada  Keysa Jasmine npm 10080020384.

Selain kepada pihak internal, penghargaan juga diberikan kepada pihak eksternal yakni Penerbit Simbiosa Rekatama Media atas komitmen dan konstribusinya dalam penerbitan buku-buku komunikasi.

Pada kesempatan ini dilaksanakan pula launcing buku monograf, “Komunikasi dan Kesehatan: Strategi dan Resiliensi di Tengah Pandemi” yang berisi artikel hasil penelitian mahasiswa.***

Translate »