Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  Penguatan Ruhuddin jadi Fokus Utama Program Calon Rektor Unisba

Penguatan Ruhuddin jadi Fokus Utama Program Calon Rektor Unisba

KOMINPRO – Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar kegiatan pemaparan program kerja calon rektor untuk masa jabatan 2021-2025 secara daring pada Rabu, (5/6). Sebelumnya, Unisba telah melakukan tahapan penjaringan bakal calon rektor yang telah terlaksana pada Februari – Maret 2021. Dalam pemilihan tersebut, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH. terpilih menjadi satu-satunya calon rektor yang memenuhi syarat untuk melaju ke tahap berikutnya.

Pada tahap selanjutnya, calon rektor diminta untuk menyampaikan visi, misi dan strategi ke depan untuk memimpin Unisba. Dihadapan para dosen yang hadir melalui zoom, Prof. Edi mengatakan, di masa kepemimpinannya nanti, beliau berkomitmen untuk menjadikan Unisba sebagai PTS unggul di Asia melalui penguatan kerja sama dan ruhuddin.  Mengusung tagline “Unisba Hebat- Unisba Harmonis”, Dosen Fakultas Hukum ini mengungkapkan bahwa beliau ingin membawa Unisba menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya berkualitas sebagai lembaga, tapi juga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berakhlakul kharimah.

Prof Edi mengatakan, ciri utama Unisba adalah menonjolkan islam dalam berbagai aspek, baik itu dari kurikulum maupun proses belajar mengajar. Menurutnya, semua pelaksanaan tirdharma peguruan tinggi harus mengandung nilai-nilai islam dan berguna untuk umat.

“Penguatan ruhuddin ini dalam rangka mengimplementasikan kira-kira nilai-nilai islam itu apa. Berdasarkan evaluasi saya melihat penguatan ruhuddin harus tetep dilaksanakan. Meskipun ada lembaga yang berwenang yaitu LSIPK, tapi ini harus jadi tanggung jawab setiap fakultas dan unit,” ujarnya.

Beliau menambahkan, ke depan pihaknya akan berupaya untuk menerapkan program islamic insert di bidang pendidikan dan pengajaran. Menurutnya untuk mengakomodasi kebutuhan dan respon terhadap revolusi pendidikan tinggi 4.0, semua prodi harus melakukan islamic insert tanpa mengubah mata kuliah PAI yang sudah diterapkan sebelumnya. Diharapkan dengan begitu, cita-cita untuk menghasilkan lulusan Unisba yang berakhlakul kharimah bisa tercapai.

Selain melakukan penguatan ruhuddin di lingkungan Unisba, Prof. Edi akan berupaya meningkatkan kehormatan dosen dan tendik melalui pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, ciri dosen yang berkualitas tercermin dari dari aspek formal yaitu mampu mencapai gelar tertinggi dalam bidang akademik.

“Saya kira ciri dosen yang berkualitas adalah tetap harus dari aspek formal yaitu mencapai standing akademic yang tinggi dalam hal ini bergelar doktor. Kemudian memiliki standar jafung yang tinggi yaitu mencapai guru besar atau minimal rektor kepala,” ujarnya.

Selain dua program unggulan tersebut, Prof. Edi, mengatakan, fokus utama yang akan dicapai jika beliau terpilih menjadi rektor adalah melakukan peningkatan profil Unisba melalui peningkatan publikasi internasional. Kemudian, beliau juga akan berupaya melakukan perluasan kerja sama agar Unisba bisa menjadi PTIS terkemuka di Asia.

“Peningkatan profil Unisba melalui peningkatan publikasi internasional perlu dilakukan. Saya juga akan berupa melakukan penguatan jejaring kerja sama dalam konsep regional islamic partnership di tingkat Asia. Diharapkan peningkatan positioning positif pada kerja sama dalam luar negeri, akan berkontribusi pada peningkatan pembiayaan yang berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya. (Feari)

Translate »