Unisba

International Office | Karir | Login Sisfo

Lima puluh tujuh tahun bukanlah usia muda bagi sebuah perguruan tinggi. Universitas Islam Bandung (Unisba), sebagai institusi pendidikan yang berdiri pada 15 November 1958, berhasil menapaki rentang waktu tersebut dan melalui berbagai tantangan untuk mengembangkan diri menjadi perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia.

Untuk mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi terkemuka di tinbgkat Asia pada 2025, Unisba tak pernah berhenti untuk berbenah.

Di usia ke-57, Unisba telah melakukan percepatan dalam pengembangan kegiatan akademik dan penunjang hingga diraihlah predikat B untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Di samping itu, Penghargaan Indonesia Quality Award untuk kualifikasi Early Improvment diraih Unisba, November lalu di Jakarta. Penghargaan lainnya yang masih terasa hangat adalah Sindo Jabar Green Award yang diraih atas kontribusi Unisba di bidang lingkungan, di Bandung.

Selain itu, sebagai perguruan tinggi terkemuka regional Asia, Desember lalu Unisba menerima penghargaan The Best Regional University di bidang education sphere dari Europe Business Assemmbly Oxford.

Unisba merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) dengan berbagai ciri khas, salah satunya terdapat pada kurikulum, ke-islam-an. Di Unisba, mahasiswa mengikuti perkuliahan Pendidikaan Agama Islam (PAI) selam delapan semester.

Selain itu, mahasiswa diwajibkan mengikuti dua kali pesantren, yakni Pesantren Mahasiswa di semester dua dan Pesantren Calon Sarjana di semester akhir. Pesantren di Unisba bertujuan membina dan memantapkan akhlakul karimah, menumbuhkan kreativitas dan jiwa kemandirian, serta terbentuknya jiwa karsa dan mengembangkan nilai-nilai ke-Unisba-an yang melekat pada 3M (Mujahidm Mujtahid, dan Mujaddid). hal ini sejalan dengan tujuan Unisba yang ingin melahirkan para alumninya menjadi pejuang, peneliti, dan pembaharu yang bermanfaat bagi dirinya, umat masyarakat, bangsa dan negara.

Dosen-dosen Unisba merupakan lulusan perguruan tinggi terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri dengan kualifikasi akademis rata-rata magister.

Selain itu, Unisba didukung oleh dosen-dosen yang sudah banyak memperoleh hibah penelitian dan pengabdian dari Departemen Pendidikan dan Departemen Agama. Semua itu tentu ditunjang berbagai sarana dan prasarana belajar, praktek, dan penelitian antara lain laboratorium, perpustakaan, pusat pembinaan, pusat pengolahan data, internet, serta berbagai pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Lokasi yang strategis di pusat Kota Bandung, tepatnya di kawasan Tamansari, memudahkan mahasiswa menjangkau Unisba. Yang menarik, selain biaya kuliah yang rewlatif terjangkau untuk berbagai kalangan masyarakat, Unisba memberikan beasiswa bagi mahasiswi-mahasiswa berprestasi.

Prtestasi

Berbagai prestasi telah diraih para mahasiswa, antara lain MTQ Hafalan Hadits tingkat ASEAN, MTQ Hafalan Al-Qur’an tingkat nasional, Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional, dan Presentasi Terbaik karya Ilmiah pada “The 63rdAnnual Congress of the Japan Society of Obstetrics and Gynecology” tingkat Internasional.

Sementara di ajang Internasional, beberapa mahasiswa kedoktertan Unisba mengikuti General Assembly – August Meeting 61st Internationalk Federation of Medical Students Association (IFMSA) Congress, Mumbai-India. Kemudia Student Congress of Bio (Medical) Science di Belanda, serta Kongres CIRSE (Cardiovascular and International Radiology Society of Europe) di Portugal.

Di bawah duet kepemimpinan Ketua Pengurus Yayasan Unisba, Prof Dr. H. Miftah Faridl dan Rektor, Prof. Dr. dr. M. Thaufiq S. Boesoirie, MS., Sp/ THT-KL (K), Unisba melakukan seleksi kuat terhadap calon mahasiswa baru. Tiap fakultas menetapkan standar akademis bagi calon mahasiswa Unisba sehingga dengan input SDM (mahasiswa) yang berkualitas, diharapkan akan menghasilkan (output) sarjana yang berkualitas.

Di usia lebih dari setengah abad, Unsiba setap menjadi sebuah perguruan tinggi berlandaskan Islam, yang selain mengutamakan kualitas dan mutu pendidikan, juga mendidik mahasiswa dengan menanamkan perilaku yang berlandaskan pada aspek keislaman. Dengan demikian, selain memiliki cara berpikir yang baik, mahasiswa diharapkan memiliki akhlak yang mulia sehingga keyika lulus memiliki daya saing yang lebih baik. (Sumber : Kompas Hal. 33, 22 Januari 2016)

 


Tinggalkan Balasan

Translate »