Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  LSIPK Gelar Webinar Kajian Islam, Bahas Memakmurkan Masjid di Era Pandemi

LSIPK Gelar Webinar Kajian Islam, Bahas Memakmurkan Masjid di Era Pandemi

KOMINPRO-Lembaga Studi Islam dan Pengembangan Kepribadian (LSIPK) Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Webinar Kajian Islam “Memakmurkan Masjid di Masa Covid-19 (AKB/Adaptasi Kebiasaan Baru)” melalui Zoom Meeting dan live streaming di Youtube LSIPK Unisba, Rabu (21/10). Webiner yang diikuti oleh ± 261 dari berbagai kalangan ini, diisi oleh narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yakni Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl (Ketua Pengurus Yayasan Unisba/Ketua MUI Kota Bandung) dan Prof. Dr. K.H. Rachmat Syafe’i, M.A. (Ketua MUI Provinsi Jawa Barat).

Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., sangat mengapresiasi webinar ini. Menurutnya, webinar ini dapat menjelaskan kepada umat secara sederhana tentang protokol kesehatan dalam shalat.  “Hal ini perlu didiskusikan dan diberikan ruang untuk saling memberikan pendapat hingga akhirnya dapat saling memahami dan memberikan pencerahan, kesejukan dan membawa ketenangan kepada umat,” ujarnya.

Rektor berharap, webinar ini dapat menjawab persoalan perbedaan pendapat yang terjadi selama ini dan dapat dijadikan wadah untuk bersama-sama saling mengeluarkan pendapat sehingga nantinya akan memberikan ketenangan kesejukan kepada umat. Selain itu lanjutnya, juga dapat memberikan manfaat kepada umat sesuai dengan tridarma perguruan tingi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana webinar ini, Muhamad Yunus S.H.I., M..E.Sy., menuturkan, latar belakang dilaksanakan webinar ini  karena ruang gerak masjid saat ini yang amsih terbatas sebagai akibat dari belum bengangsurnya pandemi COVID-19 sehingga menimbulkan berbagai pendapat tentang tata cara melakasanakan shalat berjamaah. “Untuk itu perlu diberikan pemahaman dan menyamakan persepsi bagaimana nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat di era wabah thaun dan sejarah sejarah lainnya,” paparnya.

Harapannya,  Unisba dapat kembali menjadi senter dan tempat umat bertanya tentang permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi, yang nantinya akan menjadi solusi. (Yusuf/Eki)

Translate »