Nov 17, 2018 Last Updated 1:53 AM, Nov 17, 2018
 
 
 
Webmaster

Webmaster

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Alex Sobur Drs., M.Si, saat seusai melakukan sesi  wawancara di Gedung Rektorat Unisba, Jalan Tamansari nomor 20, Rabu (14/11).

KOMINPRO - Alex Sobur Drs., M.Si, salah seorang dosen Fakultas Ilmu Komunikasi dan  Prof. Dr. Tony S. Djajakusumah, dr., SP.KK (K), Wakil Dekan I/dosen Fakultas Kedokteran Unisba berhasil meraih penghargaan sebagai dosen yang memiliki publikasi luar biasa dan masuk kategori ilmuwan dunia 2018 karena karya tulisnya yang dipublis memperoleh jumlah sitasi tertinggi Google Scholar dan Scopus. Penghargaan berupa sertifikat, plakat dan uang masing-masing sebesar Rp. 10 juta  diserahkan Rektor di Aula Unisba, dalam acara Sarasehan dan Penyerahan Penghargaan, Rabu (14/11).

Ditemui seusai acara, Alex Sobur mengaku bangga sekaligus haru atas bentuk perhatian yang diberikan Unisba terhadap kiprahnya sebagai penulis. Menurutnya, penghargaan ini merupakan sebuah refleksi atas perjalanan panjang yang dilaluinya selama bertahun-tahun.

“Ini merupakan kejutan bagi saya. Dengan penghargaan ini, saya mencoba untuk merefleksi sebuah terminal dari perjalanan panjang. Ini merupakan kenangan paling manis, bukan secara material atau hadiahnya, melainkan bentuk perhatian yang saya apresiasi,” kata Pak Alex yang mulai menulis sejak tahun 1981 ini.

Berdasarkan data Google Scholar sampai tanggal 13 November 2018, jumlah sitasi yang mencantumkan nama Alex Sobur tercatat sebanyak 5.801. Pa Alex berharap, capaian yang diperolehnya saat ini dapat membangun suasana dan atmosfir akademik bagi rekan sejawatnya untuk lebih sering menulis demi kemajuan Unisba.

“Mungkin leluasanya kita bisa mengkondisikan diri untuk berbuat yang terbaik bagi almamater. Bagi saya pribadi ini merupakan bentuk kontribusi satu-satunya yang bisa saya lakukan karena dengan cara lain, saya belum diberikan kesempatan,” ujarnya.

Dia mengatakan, sitasi merupakan hal yang hasilnya dapat terukur dan tidak dapat direkayasa. Semakin banyak pembaca dan penulis yang mengutip dan memanfaatkan karyanya untuk kebutuhan akademik, maka semakin berarti pula kehadirannya bagi kemaslahatan umat.

Menulis, bagi Pak Alex merupakan terapi terbaik ketika dirinya dihadapakan dengan persoalan. Dengan menulis, katanya, dia menemukan ketenangan sekaligus kenikmatan, meskipun di tengah prosesnya menghadapi berbagai hambatan. Dalam dua tahun ia pernah berhasil menyelesaikan 7 (tujuh) judul buku. Namun, katanya lagi, menulis buku tidak selalu mudah. Kadang dia pun merasa kesulitan dalam mencari ide sehingga pernah tak satupun buku yang dia buat dalam satu tahun. “Kesibukan lain pun sangat menyita waktu sehingga sulit menyelesaikan sebuah buku,” jelasnya.

Tidak pernah mematok berapa judul bukuyang harus diselesaikan dalam setahun, itulah sikap Pak Alex. Ide untuk membuat buku, kata dia, mengalir saja. Karya-karya Pak Alex yang menjadi best seller diantaranya, Semiotika Komunikasi, Komunikasi Naratif, Analisis Teks Media, Ensiklopedia Komunikasi, Psikologi Umum, Filsafat Komunikasi, dan lain-lain. “Ide itu datang kalau kita dalam tekanan. Saat dikejar deadline, biasanya ide jadi lancar mengalir,” akunya. Pak Alex pun “mendisiplinkan” diri dalam menulis, khususnya dalam menulis kamus. Jika satu hari tidak menulis, besoknya harus ditebus dengan menghasilkan dua halaman.

Pak Alek mengakui, saat menulis, ia sangat menghindari internet. Menurutnya, internet banyak sumber yang tidak jelas, dimana penulis bisa menambah dan mengurangi. Ia lebih suka mencari referensi melalui buku. Meski kadang sulit, hal tersebut justru semakin menantang baginya. “Bahkan, saya pernah menunggu sampai setahun untuk mendapatkan satu judul buku yang saya cari,” ungkapnya.

Bagi para pemula, ada tiga tips dari Pak Alex yang dapat dilakukan untuk memulai menulis sebuah buku, yakni tema yang menarik, langka, dan diprediksi akan menarik banyak peminat. Menurutnya, buku bertema langka akan banyak dicari dan menjadi referensi utama bagi penulis lain yang berniat membuat buku dengan tema serupa. Selamat mencoba. (Feari/Sari)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tagged under

Cendekiawan Muslim, Prof. Dr. Azyumardi Azra (kedua dari kiri) saat memberikan materi pada acara Sarasehan bertema “Mewujudkan 3M yang Sesungguhnya” yang diselenggarakan di Aula Utama Unisba (14/11). 

KOMINPRO-Unisba, salah satu Perguruan Tinggi (PT) Islam terbresar di Jawa Barat, tahun ini berusia 60 tahun. Banyak prestasi yang telah ditorehkan PT yang berakreditasi “A” (unggul) ini selama rentang enam dekade berkarya, dari mulai prestasi lokal, nasional, hingga internasional. Unisba juga konsisten menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi yang mampu menghadapi berbagai persoalan di tengah kehidupan masyarakat. Di usia ke-60 inilah Unisba bersiap diri tinggal landas mewujudkan visinya menjadi PT yang mandiri, maju dan terkemuka di ASEAN.

Sebagai bentuk refleksi terhadap perjalanan Unisba selama 60 tahun dan untuk mewujudkan misinya menghasilkan sumber daya manusia yang berakhlakul kharimah sebagai Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (3M), Unisba menyelenggarakan Sarasehan bertema “Mewujudkan 3M yang Sesungguhnya”, di Aula Utama Unisba (14/11).

“Unisba tak ingin hanya jadi Menara gading dengan icon yang tak berjiwa di tengah perubahan yang berdimensi teknologi serta nilai-nilai Islam yang lebih kaffah seiring dengan kebutuhan dan tuntutan yang ada,” demikian disampaikan Rektor Unisba, Prof.Dr. H. Edi Setiadi,SH.,MH.. 

Dalam Sarasehan ini hadir lima pembicara yaitu  Cendekiawan Muslim, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Dr. (H.C), Dra. Hj. Popong Djundjunan, sebagai politisi perempuan senior asal Jawa Barat yang selalu concern dengan pemberdayaan masyarakat Jawa Barat. Pakar IT dalam manajemen perguruan tinggi, Ivan Sengkereng, S.T,M,M. (IT Universitas Bina Nusantara), Dr. Mamat Salamet Burhanuddin, M.Ag (Departemen Kementerian Agama), serta Lukman Nurhakim Tholib, S.H, M.Inf (Alumni Fakultas Hukum Unisba-Pakar SDM).

Dikatakan Prof. Dr. Azyumardi Azra, Unisba perlu mengkontstruksikan kembali definisi mujahid yang kini dimaknai ganda oleh masyarakat. Dia mengatakan, pengertian jihad cenderung dinilai ekstrimis oleh beberapa orang bahkan media internasional.

“Jihad seringkali diartikan negatif, orang-orang yang melakukan kekerasan dan bunuh diri kini dikatakan jihad. Kalimat jihadis yang disalah artikan tersebut bahkan dikutip media internasional dan ini membuat orang islam semakin susah,” katanya. Dia mengatakan, jihad yang sebenarnya merupakan pejuang yang bersungguh-sungguh dalam bidang ilmu.

Dia berharap, Unisba dapat melakukan reformasi dalam memaknai arti 3M  di usianya yang ke-62 kelak untuk membangun kemaslahatan bagi umat ke depannya. Selain itu, kata dia memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan aspek yang wajib dimiliki peguruan tinggi (PT) untuk mewujudkan 3M yang sesungguhnya.

 “Indonesia merupakan satu-satunya negara Islam yang memiliki prospek berkembang ke depan. Selain dianugerahi Sumber Daya Alam yang kaya, Indonesia juga dinilai memiliki Sumber Daya Manusia yang mempuni. Namun, jika Unisba ingin turut serta mewujudkannya diperlukan aspek akuntabilitas etis, jangan hanya diam jika ada hal-hal yang tidak sesuai,” jelasnya.

Kelima narasumber tersebut membagikan pandangannya mengenai arah kontribusi Unsiba di tengah gejolak disrupsi yang kini merambah bidang pendidikan, politik, agama, sosial dan budaya. Melalui kegiatan ini diharapkan Unisbta tidak hanya menjadi menara gading yang tak berjiwa di tengah perubahan jaman. Tapi juga menawarkan solusi dalam menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi umat.

Cendekiawan Muslim Azyumardi Azra yang kesohor dengan pemikirannya yang tajam tentang Islam Wasathiyah, kolaborasi Islam Nusantara dan Islam berkemajuan di Indonesia, dihadirkan dalam sarasehan Milad Unisba ke-60 yang memiliki visi melahirkan cendekiawan Mujahid (pejuang), Mujtahid (peneliti) dan Mujaddid (pembaharu), untuk memberikan kritik, analisis dan pemikirannya tentang posisi PTS Islam dalam membangun peradaban Islam melalui kekuatan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang Pendidikan, di tengah  dinamika Islam Indonesia di tengah perubahan ekonomi, politik, social dan budaya.

Popong Djundjunan, sebagai politisi perempuan senior asal Jawa Barat yang selalu concern dengan pemberdayaan masyarakat Jawa Barat melalui kekuatan kearifan localnya, dihadirkan untuk memberikan pemikirannya tentang optimalisasi peran UNISBA sebagai perguruan tinggi, agar melalui visi nya secara nyata berkontribusi memajukan masyarakat Sunda di pergaulan local, nasional maupun global.

Pakar IT dalam manajemen perguruan tinggi Ivan Sengkereng (Ubinus), Mamat Salamet Burhanuddin (Kemenag), dan Lukman Nurhakim Tholib (alumni Fakultas Hukum Unisba) juga dihadirkan melengkapi diskusi dan pemikiran reflektif tentang arah kontribusi UNISBA di tengah gejolak disrupsi yang sudah merambah bidang pendidikan, politik, agama, social dan budaya, agar melalui visi dan programnya membuahkan karya nyata yang realistic, jelas dan terukur hingga dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Sarasehan dihadiri oleh seluruh sivitas akademika UNISBA dan para tokoh Islam di Jawa Barat, yang memiliki visi seiring dalam memajukan umat Islam melalui pendidikan yang integrative.(Feari/Sari)

 

 

 

 

Tagged under

Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi. SH. M.H (paling kiri) dan Ketua Badan Yayasan Unisba, Prof. Dr. K. H. Miftah Faridl (paling kanan) memberikan penghargaan kepada Dosen Beprestasi tingkat Universitas Mohamad Satori, S.T., M.T, Yuhka Sundaya, S.E., M.Si, dan Dr. Titik Respati, drg., M.Sc.PH (dari kedua paling kiri ke kanan) pada acara Sarasehan yang berlangsung di Aula Utama Unisba, Rabu (14/11).

KOMINPRO - Menyambut Milad ke-60, Unisba kembali memberikan penghargaan kepada civitas akademika yang dinilai beprestasi dan memberikan kontribusi lebih terhadap Unisba. Civitas akademika yang berhasil meraih prestasi tahun 2018 terbagi ke dalam beberapa kategori di antaranya:

  1. PENERIMA PENGHARGAAN MENGABDI 35 TAHUN (SK No.183/G.13/SK/Rek/X/2018)

      Pemberian Emas Logam Mulia 5 (lima) gram, Uang Tunai Sebesar Rp. 3.000.000,-, Piagam Penghargaan, Plakat serta Penyematan PIN

  • Dr. H. Muhammad Faiz Mufidi, S.H., M.Hum, Dosen Fakultas Fukum.
  • Prof. Dr. Toto Tohir, S.H., M.Hum, Dosen Fakultas Fukum.
  • Dr. Ratih Tresnati, S.E, M.P, Dosen Fakultas Ekonomi.
  • Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H. M.H, Dosen Fakultas Hukum.
  • Dr. Asyhar Hidayat, S.H., M.H, Dosen Fakultas Hukum.
  • Sholahuddin Harahap, S.H., M. Hum, Dosen Fakultas Hukum.
  • E. Suherman, S.PD.I, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan.
  • Hamid Safrudin, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan
  1. PENERIMA PENGHARGAAN MENGABDI 30 TAHUN (SK No.183/G.13/SK/Rek/X/2018)

      Pemberian Emas Logam Mulia 5 (lima) gram, Uang Tunai Sebesar Rp. 2.000.000,-, Piagam Penghargaan, Plakat serta Penyematan PIN

  • Prof. Dr. Dey Ravena, S.H, M.H., Dosen Fakultas Hukum.
  • Dr. Hj. Ernawati Hendrakusumah, Dra., MSP., Dosen Fakultas Teknik
  • Affandi ISS, S.E., M.M, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
  • Prof. Dr. Nandang Sambas, S.H, M.Hum, Dosen Fakultas Hukum. 
  • Dr. Husni Syawali, S.H., M.Hum, Dosen Fakultas Hukum.
  • Dr. Yusuf Hamdan, Drs., M.Si, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi.
  • Dr. Dadan Mulyana, Drs., M.Si, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi.
  • Dr. Anne Ratnasari, Dra., M.Si, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi.
  • Eni Nuraeni N., Dra., M.Pd, Dosen Fakultas Psikologi.
  • Dr. Saraswati, Ir., M.T, Dosen Fakultas Teknik.
  • Sita Rositawati, Dra., M.Si, Dosen Fakultas Psikologi.
  • Siti Sunendiari, Dra., M.S, Dosen Fakultas MIPA.
  • Dr. Yan Orgianus Najamudin, IR., M.Sc, Dosen Fakultas Teknik.
  • Dr. Nurleli, S.E., M.Si, AK. CA, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
  • Westi Riani, S.E., M.E,SY, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
  • Muh. Husen Fahmi, Drs., M.Si, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi.
  • Dr. Aviasti, IR., M.Sc., Dosen Fakultas Teknik.
  • Farid Hirzi Badruzzaman, Drs.,M.Pd, Dosen Fakultas MIPA.
  • Sobar, Drs., M.Pd, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
  • Asep Sugriatna, S.Sos, Dosen UPT, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan UPT Perpustakaan.
  • Ria Dewi Eryani, Dra., M.Pd, Dosen Fakultas Psikologi.
  • Adang Muhammad Tsaury., Drs., M.Ag., Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
  • Tata Sumpena, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Fakultas MIPA.
  • Ely Nurlaely, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Fakultas Teknik.
  • Jajang Haris, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Unit Akademik dan Karir Dosen.
  • Komir, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Unit Akademik dan Karir Dosen.

 

  1. PENERIMA PENGHARGAAN PENSIUNAN

      Berupa Uang Tunai Sebesar Rp. 5.000.000,- dan Plakat

  • Euis Anita, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Fakultas Ilmu Komunikasi.
  • Amidah, S.Pd.I, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Unit Akademik dan Karir Dosen.
  • Agus Mulyana, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Unit Akademik dan Karir Dosen.
  • Heni Noraeni Z., S.Ag., Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Unit Keuangan Yayasan.
  • Lilis Rosilawati, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Fakultas Teknik.
  • Daud Abdullah, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Fakultas Dakwah.
  • Wiwi Suryati, Dra, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Pengembangan SDM dan Adminstrasi Umum.
  • Lani Susana, S.E., Ak (Alm), Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Unit Keuangan Universitas.
  • Agus Susilo (Alm), Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Pengembangan SDM dan Adminstrasi Umum.
  • Uum Koswara, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Bagian Umum.
  • Dr. M. Abdurrahman, M.A, Dosen Fakultas Syari’ah.
  • Euis D.Suhardiman, S.H., M.Hum, Dosen Fakultas Hukum.
  • Umar Yusuf Supriatna, Drs., M.Si, Dosen Fakultas Psikologi.
  • Lilies Setiasih, Dra., M.Pd., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
  • Sumanap, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Pengembangan SDM dan Adminstrasi Umum.
  • Jaja Suhanda, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan UPT Perpustakaan.
  • Apong Sumarni, Pegawai Administrasi Tetap Yayasan Pengembangan SDM dan Adminstrasi Umum.

 

  1. PENERIMA PENGHARGAAN DOSEN BERPRESTASI TINGKAT UNIVERSITAS TAHUN 2018 (SK No. 082/G.13/SK/Rek/V/2018)

      Berupa Uang Tunai Sebesar Rp. 10.000.000,- (Pemenang Pertama), Rp. 7.000.000,- (Pemenang Kedua), Rp. 5.000.000,- (Pemenang Ketiga), Piagam

      Penghargaan dan Plakat

  • Titik Respati, drg., M.Sc.PH, Dosen Fakultas Kedokteran Pemenang Pertama Dosen Berprestasi Tingkat Unisba Tahun 2018.
  • Yuhka Sundaya, S.E., M.Si., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Pemenang Kedua Dosen Berprestasi Tingkat Unisba Tahun 2018
  • Mohamad Satori, S.T., M.T, Dosen Teknik Pemenang Ketiga Dosen Berprestasi Tingkat Unisba Tahun 2018.

 

  1. PENERIMA PENGHARGAAN PEGAWAI (ADMINISTRASI UMUM DAN LABORAN) BERPRESTASI TINGKAT UNIVERSITAS TAHUN 2018 (SK No. 095/G.13/SK/REK/V/2018)

       Berupa Uang Tunai Sebesar Rp. 10.000.000,- (Pemenang Pertama), Rp. 7.000.000,- (Pemenang Kedua) Piagam Penghargaan dan Plakat

  • Mario Adhi Pratama, S.Kom, Pegawai Administrasi Tetap Unit Pengembangan Sistem Informasi &Teknologi Pemenang Pertama Pegawai Berprestasi Tingkat Unisba Tahun 2018.
  • Dieni Mardliyani, S. Farm, Pegawai Administrasi Tetap Fakultas MIPA Pemenang Kedua Pegawai Berprestasi Tingkat Unisba Tahun 2018.

 

  1. PENERIMA PENGHARGAAN PELAKSANAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU (SK No. 188/G.13/SK/REK/XI/2018)
  • Program Studi Program Pendidikan Sarjana Kedokteran sebagai Prodi Program Sarjana dengan Pencapaian Nilai Audit Internal Mutu Akademik (AIMA)
  • Program Studi Magister Manajemen sebagai Prodi Program Pascasarjana dengan Pencapaian Nilai Audit Internal Mutu Akademik (AIMA)
  • Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sebagai Fakultas dengan Pencapaian Nilai Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) yang Paling Meningkat dan Kepatuhan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu.
  • Bagian Pengembangan Sistem Informasi dan Teknologi sebagai Unit Kerja Non-Akademik Tingkat Universitas yang paling patuh dalam Pelaksanaan Audit Internal Mutu Universitas (AIMU)

 

  1. PENERIMA PENGHARGAAN DOSEN YANG MEMILIKI PUBLIKASI LUARBIASA DAN DOSEN YANG MASUK KATEGORI ILMUWAN DUNIA
  • Alex Sobur, Drs., M.Si. (Fakultas Ilmu Komunikasi) sebagai Dosen yang memiliki Jumlah Sitasi Tertinggi Google Scholar di Universitas Islam Bandung Tahun 2018.
  • Dr. Tony S. Djajakusumah, dr., SP.KK (K). (Fakultas Kedokteran) sebagai Dosen yang memiliki Jumlah Sitasi Tertinggi Scopus di Universitas Islam Bandung Tahun 2018. (Feari/Sari)

 

 

 

 

 

 

Tagged under

 Avinindita Nura Lestari, Mahasiswa Fakultas Kedokteran menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi. SH. M.H, pada acara Sarasehan yang berlangsung di Aula Utama Unisba, Rabu (14/11).

KOMINPRO - Pendidikan dan prestasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dalam proses belajar mengajar, prestasi yang dicapai seseorang bisa menjadi tolak ukur keberhasilan institusi dalam membina peserta didiknya. Pencapaian Unisba saat ini yang berada pada peringkat 71 perguruan tinggi se Indonesia versi kemenristek dikti dengan 4 indikator, tak lepas dari peran mahasiswa yang aktif menorehkan prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Mahasiswa yang berhasil meraih prestasi tahun 2018 di antaranya adalah:

  • Gisza Gabriella, Mahasiswa Fakultas Hukum Unisba meraih juara II pada ajang “Makassar Open International Men and Women Softball Tournament 2017”.
  • Mohammad Faisal, Mahasiswa Fakultas Psikologi meraih juara III Kejuaraan Squash "4th South East Asian Cup 2018".
  • Tengku Muhammad Radithya D, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi meraih juara I Fotografi pada ajang “Immersion Project, Appreciation and Tribute (IMPACT) 2017”.
  • Salsabila Putri Pertiwi, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi meraih juara II Feature Writing pada ajang “Immersion Project, Appreciation and Tribute (IMPACT) 2017”.
  • Muhammad Abdul Azis, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi meraih juara III Video Advertising (Group) pada ajang “Immersion Project, Appreciation and Tribute (IMPACT) 2017”.
  • Dinda Ayu Ningtyas, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi meraih juara II pada ajang “Indonesia Karate Shoto 2017”.
  • Choirunnisaa, Itsnaina Lathifah Ridwan, dan Dzikrina Puspita, Mahasiswa Fakultas Syari'ah meraih juara III pada ajang “Sharia Economic Learning Forum XV – 2018”.
  • Retno Dwi Novi A, Mahasiswa Fakultas Syari'ah meraih juara II Kyorugi Pemula Senior F U-53 pada ajang “UIN Taekwondo Championship 2”.
  • Syaiful Ramadhan (Pendidikan Agama Islam) , Cahya Agung Nugraha (Pendidikan Agama Islam), Putri Amalia H (Fakultas Ekonomi), meraih juara II Napak Tilas pada ajang Pekan Integrasi Pemuda Nusantara "Kesatria Cendikia 2018.
  • Hamzah Azzakir, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum meraih juara III pada ajang “Pencak Silat Depok Open Tingkat Pelajar Tahun 2018” Kelas D 51-55 Kg.
  • Salman Naufal Afif, Mahasiswa Fakultas Hukum meraih juara II pada “Kejuaraan Pencak Silat Tanding dan Festival Terbuka Jawa Barat Tingkat Asia 2018” Kelas C Putra Dewasa.
  • Salwa Najiah, Mahasiswa Fakultas Psikologi meraih juara II Lomba Menulis Essay PSYCATION "Stop Bullying Start Loving" Fakultas Psikologi Universitas Jenderal A. Yani.
  • Lavio Dwipa Zulian, Mahasiswa Fakultas Psikologi meraih juara I Speech pada ajang “UNY English Competition (UNESCHO)”.
  • Tri Devi Anggraeni, Mahasiswa Statistika, meraih juara 1 Kyorugi pada ajang Kejuaraan Taekwondo "Indonesia Youth and Sport (IYOS)".
  • Dhiatiko Dhaidfullah, Reva Alif Perkasa, Ricky Tubagus, Wisnu Ramadhan, Purwa Laksana, Aldi Muhari, dan Rully Himawan, Mahasiswa Fakultas Teknik mendapatkan medali perunggu pada ajang Written Test “ISMC (Indonesia Student Mining Competition) XI”.
  • Dhiatiko Dhaidfullah, Reva Alif Perkasa, Wisnu Ramadhan, dan Aldi Muhari Mahasiswa Fakultas Teknik, meraih medali perak pada ajang Panning “ISMC (Indonesia Student Mining Competition) XI”.
  • Reva Alif Perkasa, Ricky Tubagus, Purwa Laksana, dan Aldi Muhari, Mahasiswa Fakultas Teknik meraih medali perak pada ajang Mine Ventilation “ISMC (Indonesia Student Mining Competition) XI”.
  • Aldi Riyandi Putra Dewata, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi juara 1 pada Kejuaraan “Pencak Silat Depok Open Tingkat Pelajar Tahun 2018” Kelas H 67-71 Kg.
  • Hauli Qintara Safana, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi juara 1 pada ajang Kejuaraan Taekwondo "Indonesia Youth and Sport (IYOS)"kategori Poomsae Individu Putri.
  • Ajiraksa Gumilar, Mahasiswa Fakultas Ekonomi meraih juara II pada ajang “Simposium Ilmiah Akuntansi II Tahun 2018” kategori Best Paper.
  • Gifani Marsianda Anindita, Mahasiswa Fakultas Eknomi meraih juara III pada ajang “Simposium Ilmiah Akuntansi II Tahun 2018” kategori Best Paper.
  • Tityan Sukma Dewi, Mahasiswa Fakultas Ekonomi meraih juara III pada ajang “Simposium Ilmiah Akuntansi II Tahun 2018” kategori Best Paper.
  • Monalisa Juwita M, Mahasiswa Fakultas Ekonomi meraih juara II pada ajang “UIN Taekwondo Championship 2” kategori Kyorugi Pemula Senior F U-49.
  • Santi Husni Yatie, Mahasiswa Fakultas Ekonomi meraih juara III pada ajang “Business Plan dan Seminar Entrepreneur”.
  • Raden Muhammad Ihsan Fauzi Wiradikusumah, Mahasiswa Fakultas Ekonomi meraih juara 1 pada ajang “Kejurnas Junior Softball U-19 Makassar 2017”.
  • LPM Suara Mahasiswa meraih juara III pada ajang Kompetisi Majalah dan Buletin Mahasiswa dan Pelajar "Justisia Awards 2018".
  • Pasuma Unisba meraih medali perak pada ajang “Paduan Suara 10 Sapta Gita Jaya Tingkat Semarang Universitas Semarang”.
  • UBS Unisba meraih juara I pada “Kejuaraan Softball "Isola Cup 2017" Kategori Putri.
  • UBS Unisba meraih juara I pada “Kejuaraan Softball "Isola Cup 2017" Kategori Putra.
  • Putri Aulia Bilqisty, Mahasiswa Fakultas Syari'ah terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Intan Nursaadah , Mahasiswa Fakultas Syari'ah terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Indah Ainil Fitri, Mahasiswa Fakultas Syari'ah terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Gama Dwi Putra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Firman Rosadi Putra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Ghina Hanifah, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Silvia Sofiatunnisa Mulyana, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Nasya Agustyna Rahmaesa, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Muhammad Rafi, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Irmawati, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Maulida Zian, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Moch Rizky Trisna Sunandar, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Alfan Prasurya A, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Muhammad Alqam Alifa Risdi, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Nur Azizah Suhara, Mahasiswa Fakultas MIPA terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Nur Alifah Suhara, Mahasiswa Fakultas MIPA terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Fithri Amalia Rahma, Mahasiswa Fakultas MIPA terpilih sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional versi dikti dalam ajang “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”kategori PKM-AI.
  • Encep Disma Junjuna (Fakultas Syari’ah), Mujahidul Haq Muttaqin (Fakultas Syariah), dan Agung Priadi (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan) meraih juara III pada ajang “Pekan Ilmiah, Olah raga, dan Riset I (PIONIR I “ kategori Tenis Meja Beregu Putera.
  • Deryalfi Fathudin, Mahasiswa Fakultas Syari’ah meraih Juara II pada ajang “Porda XIII/Jawa Barat” kategori Silat, Seni Tunggal Putra.
  • Mega Putri Buana, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi meraih juara III pada ajang “Kejuaraan Badminton ITB Open 2017” Kategori Ganda Puteri.
  • Randi Shohibul Wafa, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum meraih juara III pada ajang “Kejuaraan Badminton ITB Open 2017” Kategori Ganda Campuran.
  • Anisa Rizki Nasution , Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum meraih juara III pada ajang “Kejuaraan Badminton ITB Open 2017” Kategori Puteri dan Ganda Campuran.
  • Ikhlas Mauriza Hakim, Yuda Pratama Darmawan, dan Alfarizi Afif Massuri Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum meraih juara III pada ajang “Kompetisi Debat Politik Mahasiswa Jawa Barat 2018”.
  • Ameylia Widiastia, Mahasiswa Fakultas Hukum Juara II pada ajang “Universitas Pasundan Karate Cup 2018” Kategori Senior Kumite Perorangan Putri -50kg.
  • Herlina Aprilia Alamsyah, Mahasiswa Fakultas MIPA meraih juara III pada ajang “Kejuaraan Daerah Tarung Derajat antar Mahasiswa se-Jawa Barat” Kategori Tarung Bebas Putri Kelas 58,1-62 Kg.
  • Azhariyanti Putri dan Puja Sukwana Puteri, Mahasiswa Fakultas MIPA meraih juara II pada ajang “PORMAKES (Pekan Olahraga Mahasiswa Kesehatan)” Kategori Badminton Ganda Putri.
  • Amar Al Fawzan, Mahasiswa Fakultas MIPA meraih juara I pada ajang “PORMAKES (Pekan Olahraga Mahasiswa Kesehatan)” Kategori Badminton Tunggal Putra.
  • UBBU Unisba meraih juara II pada ajang “FEBI Unsur 2nd Basketball Tournament 2018” Kategori Putera.
  • Avinindita Nura Lestari, Mahasiswa Fakultas Kedokteran meraih juara I pada ajang “Mahasiswa Berprestasi Kopertis Wilayah IV 2018”.
  • Syahron Auliya, Fakultas MIPA meraih juara I pada ajang “Poster Competition Anti Hoax 2018”.
  • Chintya Permana Sari, Mahsiswa Fakultas Ilmu Hukum meraih juara II pada ajang “Pasanggiri Mojang Jajaka Kab. Cianjur 2017”.
  • Ayuni Putri Utami, Mahasiswa Fakultas Ekonomi meraih juara III pada ajang Kejuaraan Taekwondo "Walikota Bandung Cup XVI" Kategori Senior Poomsae Pemula individu Putri.
  • Iyad Hafizhulluthfi, Mahasiswa Fakultas Syari’ah meraih juara I pada ajang “Widyatama Islamic Festival 2018” Kategori lomba adzan.
  • Febi Syaepul Fikri, Mahasiswa Fakultas Dakwah meraih juara III pada ajang “Mojang Jajaka Kabupaten Sumedang Tahun 2018”.
  • Riyan Permana, Nur Ahmad, Resnu Caesarizwan,  Rizky Heriyanto, Muhammad Yuwan Reza,  Fahmi Faizal Muharom, Alfi Riza Nugraha, Ghifray Ramdhani, Aldi Purnama Sani, Riyan Andriyana, Muhammad Tsany Nurshiddiq, Akbar Ibrahim, Dzikry Arrizal,meraih jaura I pada ajang “Islamic Education Fair 2018”. (Feari/Sari)
Tagged under

BANDUNG, (PR) - Unisba untuk pertama kalinya mengadakan Bandung Annual International Conference (BAIC) di Hotel Grand Tjokro yang diikuti sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia. BAIC yang berlangsung Senin-Selasa (22-23/2018) merupakan upaya mendorong akademisi di Indonesia agar bisa menembus jurnal ilmiah internasional terindeks Scopus ataupun Web of Science (WOS).

Menurut Ketua Lembaga Penelitian Masyarakat (LPPM) Unisba Atie Rachmiatie, acara ini untuk memberikan kesempatan kepada akademisi dan praktisi di Indonesia, negara-negara ASEAN , dan dunia untuk mendiskusikan berbagai isu kontemporer. “Khususnya masalah pengelolaan alam dan sosial kemasyarakatan. BAIC merupakan ruang terbaik untuk penelitian lalu dipublikasikan secara luas,” katanya.

Selain itu, konferensi internasional pertama ini ingin mendorong karya anak-anak bangsa agar bisa dipublikasikan ke dunia internasional. “Khususnya untuk publikasi ilmiah internasional terindeks Scopus dan Web of Science (WOS),” katanya.

Dia menambahkan, ada dua bidang keilmuan yang dibahas dalam konferensi internasional yakni “Social and Humaniora Research Symposium (Sores) untuk sosial, komunikasi, psikologi, manajemen, hukum, ekonomi, pendidikan, dan ekonomi syariah serta “Science and Technology Research Symposium” (Sires) untuk bidang sains, teknologi, matematika, dan kesehatan.

“Peserta yang mengirimkan makalah ilmiah dan mempresentasikan di depan pembicara serta peserta lainnya untuk Sires sebanyak 100 peserta, sedangkan Sores 200 peserta. Ratusan partisipan juga hadir sebatas mengamati dan mendengarkan paparan peserta,” ujarnya didampingi ketua panitia, Dadi Ahmadi.

Menurut Dadi, para peserta dari seluruh Indonesia termasuk dari Papua, sedangkan pembicara yakni Thomas Weith dari University of Postdam (Jerman), Muhammad Azis dari Institut Teknologi Tokyo, dan Sutawanir Darwis (Unisba).

“Pada hari pertama diadakan semacam pelatiha atau coaching clinic kepada peserta agar mempresentasikan makalah lalu diperbaiki agar bisa masuk jurnal internasional. Setelah direvisi lalu presentasi lagi untuk mendapatkan masukan dari peserta dan pembicara,” katanya.

Diharapkan pada tiga bulan ke depan ada ratusan makalah ilmiah para peserta BAIC yang sudah dimuat di jurnal ilmiah internasional. “BAIC untuk mengangkat kemampuan dosen sekaligus meningkatkan mutu penulisan jurnal ilmiah,” ucapnya.

Picu Penelitian

Rektor Unisba Edi Setiadi meyakini BAIC pertama ini bisa memacu dan memicu penelitian serta penulisan ilmiah di Indonesia. “Acara ini sudah dari dulu diselenggarakan, tetapi masih bersifat nasional. Tahun ini dengan format baru yakni berskala internasional karena ada tuntutan untuk dimuat di jurnal ilmiah terindeks scopus dan WOS,” ujarnya.

Dia menambahkan, BAIC juga didukung beberapa perguruan tinggi seperti UIN AlaudinMakassar, Universitas Islam Sumatera Utara, Stikom Bandung, Bina Insani, Unswagati Cirebon, dan Akademi Kebidanan Pelita Ilmu Depok.

“Tahun depan semoga bisa lebih meningkat lagi khususnya dalam penelitian masalah humaniora dan ilmu-ilmu keislaman,” ujarnya.

Menurut Edi, 67 dosen Unisba telah menghasilkan 167 karya ilmiah yang sudah dimuat di jurnal internasional terindeks scopus. “Saya baru saja dari Malaysia, ternyata satu fakultas di sana saja memiliki jurnal ilmiah terindeks Scopus sehingga memudahkan para dosennya. Kami berharap Unisba juga memiliki satu jurusan ilmiah terindeks Scopus. Saat ini baru satu jurnal yang ndeksnya masih nasional,” tuturnya. (Sarnapi)

Tagged under

Agenda

No events