Oct 16, 2018 Last Updated 8:52 AM, Oct 15, 2018
 
 
 

Ekonomi Syariah, Tantangan dan Prospek Menuju Pertumbuhan Ekonomi Umat

Published in Karya
Read 2188 times
Rate this item
(3 votes)

Sandy Rizki Febriadi Le MA, Kaprodi Muamalah Fakultas Syariah Unisba-ISLAM merupakan tuntunan kehidupan sekaligus aturan yang komprehensif. Islam tidak sekadar mengatur masalah akidah (keyakinan), tetapi juga aspek syariah dan akhlak.

Dalam aspek syariah, Islam memberikan tuntunan dalam bermuama lah (berinteraksi) kepada sesama manusia untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, kegiatan ekonomi sekalipun menjadi perhatian pentingyang tunduk kepada nilai-nilai Islam. Maka,tumpuan kegiatan ekonomi dalam Islam haruslah mengarah kepada fa/ah (kemenangan) dunia dan akhirat. Segala kegiatan ekonomi yang dijalankan puntidak lepas dari konsep ibadah kepada Allah.

Untuk memenuhi kebutuhan manusia    tersebut,    Allah telah menyediakan segala fasilitas dan keperluan mereka baik lahir maupun batin. Dalam ekonomi syariah, distribusi menjadi salah satu persoalan yang menjadi fokus perhatian. Islam sangat memperhatikan distribusi kekayaan antara si kaya dan si miskin. Islam juga memastikan semua orang dapat mengakses kebutuhan dasarnya secara memadai.

Prospek ekonomi syariah

Sistem ekonomi syariah di Indonesia menjadi bidang yang banyak diminati. Hal ini didukung dengan berbagai informasi di media massa berkenaan ekonomi syariah dan munculnya lembaga -lembaga keuangan syariah, baik bank maupun non-bank.

Di Indonesia,  hampir     seluruh bank konvensional sudah membuka sistem perbankan syariah, asuransi berlabel syariah, pariwisata, kegiatan bisnis syariah, dan lainnya. Sisi inilah yang menjadi prospek dan potensi bagi ekonomi syariah yang sangat menjanjikan. lndustri ekonomi syariah di Indonesia terus  berkembang dan mengalami pertumbu han yang cukup signifikan. Pada 2015, terjadi pertumbuhan 19,94 persen dan terus meningkat menjadi 29,65 persen selama 2016.

Dalam bidang perbankan, pertumbuhan meningkat sebesar 20,3 persen sehingga total share total aset perbankan syariah terhadap perbankan nasional mencapai 5,33 persen. Namun, di balik prospek dan potensi tersebut, realita di lapangan belum memberikan inspirasi yang mencerahkan. Karena pertumbuhan lembaga keuangan syariah ternyata masih kalah cepat dibanding dengan lembaga keuangan konvensional yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis,keuangan, dan perbankan.

Maka,bagaimana solusiagar sistem ekonomi syariahinitidak sekadarwacana dan dapat memberikan manfaat secara nyata untuk umat? Dengan kata lain, Islam sangat membenci keadaan yang stagnan tanpa adanya pertumbuhan kualitas dan peningkatan.

Tantangan dan solusi

Banyaknya umat Islam yang belum mengerti terhadap pentingnya kegiatan ekonomi secara syariah menjadi tantangan  utama. Oleh  karena  itu, solusi yang ditawarkan ialah melakukan kegiatan sosia lisasi yang lebih masif dalam berbagai bidang. Dimulai dari lingkungan sekitar,keluarga, masjid dan lembaga pendidikan, lembaga keuangan mikro,hingga media sosial.

Terutama dalam dunia pendidikan tinggi, adanya jurusan muamalah yang memiliki fokus kajian pada hukum ekonomi syariah dapat menjadi pilihan utama untuk mempersiapkan sumber daya insani yang kompeten dan memberikan pemahaman yang tepat tentang ekonomi syariah kepada umat. Lulusan jurusan muamalah dipersiapkan sebagai sumber daya insani yang mempunyai skill dalam bekerja, profesional (itqan), dan berwawasan ilmiah. Maka,pendidikan khusus hukum ekonomi syariah ini perlu dilakukan secara berkesinambungan.

Tantangan selanjutnya ialah diperlukan contoh dan teladan untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah adalah pilihan utama sebagai solusi pertumbuhan ekonomi umat. Untuk menjawab tantangan ini diperlukan langkah dan lobi yang kuat kepada pemegang opini publik agar ikut terlibat. para dai dan tokoh masyarakat, pejabat, pebisnis sukses, para pemimpin, dan sebagainya. Sehingga pada akhirnya umat berminat untuk mengaplikasikan nilai-nilai syariah dalam kehidupan ekonomi mereka. Demikian dengan adanya solusi dan ikhtiar diharapkan pertumbuhan dan peningkatan ekonomi syariah pada masa-masa mendatang. (Sumber : Kompas Hal. 13, 26 Januari 2018)

 

Last modified on Selasa, 20 Februari 2018 07:48

Agenda

No events