Apr 25, 2017 Last Updated 12:00 AM, Apr 20, 2017

Statistisi, Profesi Menjanjikan Abad Ini

Published in Karya
Read 864 times
Rate this item
(1 Vote)

Dr. Nusar Hajarisman (Dosen Program Studi Statistika Unisba) - Profesi apa yang paling diminati sampai dekade mendatang? Hal Varians, ahli ekonomi di Google, mengatakan “I keep saying the sexy job in the next ten years will be statisticians. People think I'm joking, but who would've guessed that computer engineers would've been the sexy job of the 1990s?

Ternyata profesi yang paling diminati untuk sepuluh tahun mendatang adalah seorang statistisi atau ahli statistika.  Sedangkan menurut Thomas H. Davenport and D. J. Patil (Harvad Busines Review), The Sexiest Job of the 21st Century adalah Data Scientist, yang tidak lain juga seorang statistikawan.

Kemampuan untuk memperoleh data, memahami, mengolah, menganalisis, memvisualisasikan, hingga mengkomunikasikan data adalah keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki seseorang apabila ingin bersaing di dunia kerja.

Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta hitung cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count.

Seorang statistisi yang bekerja di instansi manapun biasanya mengerjakan beberapa tugas, seperti mendefinisikan dengan tepat apa yang akan diukur dan memutuskan informasi apa yang harus dikumpulkan dan sumbernya dari mana; menentukan ukuran sampel yang akan diuji dan bagaimana sampel akan dipilih; membuat keputusan tentang metode pengumpulan data yang terbaik; menginterpretasikan data dan menghasilkan statistik yang relevan untuk membuat deskripsi atau inferensi mengenai fenomena tertentu; membangun model dan memprediksi tren untuk berbagai fenomena; memeriksa validitas dan reliabilitas dari model statistika yang digunakan; mencocokan model dengan menggunakan perangkat lunak statistika, dan mengembangkan dan menyusun program komputer statistika; serta mengevaluasi akurasi informasi yang diperoleh, menyajikan data secara grafis, dan menyusun laporan.

Di Indonesia tidak banyak perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan bidang statistika ini. Salah satunya adalah Program Studi Statistika Universitas Islam Bandung. Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Bandung (FMIPA – UNISBA), yang telah berpengalaman menyelenggarakan Pendidikan Sarjana selama 44 tahun (sejak 1972), dengan predikat akreditasi ‘B’ (Mandiri), memiliki lebih dari 800 alumni kini telah mempersiapkan diri untuk memasuki pasar global dengan perangkat “Pendidikan Berteknologi Komputasi dan Kurikulum Berbasis KKNI” dalam rangka melayani kebutuhan masyarakat untuk memperoleh pendidikan berkualitas, murah, efektif, dan cepat.  Saat ini Program Statistika Unisba juga telah mendapat sertifikat ISO 9001:2008.

Kompetensi utama yang dimiliki oleh seorang statistisi yang dihasilkan oleh Program Studi Statistika Unisba, diantaranya adalah mampu membuat desain pengumpulan data, baik survey, percobaan, maupun simulasi; mampu menangani data dengan baik, dan mampu melakukan eskplorasi data; mampu memformulasikan permasalahan statistik, dan menterjemahkan permasalahan-permasalahan riil ke dalam bahasa statistika; mampu melakukan analisis data dan menjelaskan konsepnya; mampu mengkomunikasikan hasil analisis data ke dalam bidang aplikasinya; serta mampu mengaplikasikan ilmu statistika dalam permasalahan riil secara Islami.

Akhirnya, selama hidup dan kehidupan ini masih penuh dengan ketidakpastian, maka statistika akan selalu ada dalam hidup dan kehidupan itu sendiri. Dan Program Studi Statistika Unisba akan selalu siap menghasilkan statistisi yang mumpuni sebagai suatu profesi yang paling banyak diminati untuk 10 tahun atau bahkan sampai 30 tahun mendatang (sumber: statistika.unisba.ac.id & sumber-sumber lain). (Sumber : Kompas Hal. 33, 11 Maret 2016)