Sep 23, 2017 Last Updated 1:11 AM, Sep 22, 2017
Berita

Berita (279)

 

Rektor memberikan pengarahan kepada jamaah umroh Unisba

Kabar gembira datang dari Rektor Unisba, Prof.Dr. H. Edi Setiadi,S.H.,M.H. Rektor Unisba ke-11 ini mengatakan, tahun depan, seluruh pegawai Unisba (dosen maupun karyawan), baik yang telah berhaji maupun umroh memiliki kesempatan menunaikan umroh kembali dengan biaya dari Unisba.  Penegasan ini sebagai jawaban atas banyaknya pertanyaan dosen dan karyawan yang selama ini tidak mendapat kesempatan umroh dari Unisba dengan alasan telah berhaji atau berumroh meski dengan biaya sendiri.

“Sebagai salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan, Insya Allah ke depan semua pegawai Unisba baik dosen maupun karyawan yang telah berhaji maupun berumroh dengan biaya sendiri, tetap mendapat kesempatan untuk umroh kembali dari Unisba,” kata Rektor saat memberikan pengarahan kepada dosen dan karyawan yang akan diberangkatkan umroh, di Ruang Rektorat, Senin (18/9). Masalah ini, lanjut Rektor, sudah dibicarakan hingga tingkat Senat dan sudah disetujui, tinggal menunggu Peraturan/SK Rektor saja. 

Tahun ini ada 23 orang dosen dan karyawan yang akan berangkat umroh dengan biaya penuh dari Unisba. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang biasanya hanya memberangkatkan 10-15 orang pertahun.  “Awalnya kita hanya akan memberangkatkan 16 orang, namun Alhamdulillah anggaran kita memungkinkan untuk menambah jumlah jamaah hingga 23 orang,” tambah Rektor. Mereka yang akan berangkat merupakan pegawai tetap Yayasan dan sudah memenuhi persyaratan diantaranya belum pernah berhaji/umroh, telah mengabdi sekurangnya 10 tahun, dan atau mendekati masa pensiun. 

Kebijakan bertambahnya jamaah umroh Unisba ini muncul seiring adanya peraturan pemerintah akan masa tunggu menunaikan ibadah haji yang sangat lama (hingga 5 tahun lebih). Karena lamanya masa tunggu, ada karyawan/dosen yang akhirnya keburu pensiun namun belum bisa menunaikan ibadah haji. Akhirnya, pimpinan Unisba memutuskan menghapus kebijakan haji bagi pegawainya. Sebagai gantinya Unisba menambah jumlah jamaah umroh.

Kepada para jamaah Rektor berpesan agar memanfaatkan kesempatan umroh ini untuk meningkatkan amal ibadah dan perubahan sikap ke arah yang lebih baik. 

Senada dengan itu, Wakil Rektor II Unisba, Dr. Efik Yusdiansyah,SH.,MH., mengungkapkan, jika kondisi keuangan Unisba semakin membaik, bukan tidak mungkin jumlah jamaah umroh Unisba akan terus meningkat setiap tahunnya. Selain jamaah murni (pegawai Unisba), ada juga yang membawa keluarganya (suami/istri) sehingga rombongan Unisba berjumlah 28 orang. Rencananya mereka akan berangkat pada Februari 2018 yang akan datang. Penyelenggaraan umroh ini dikelola KBIH Unisba bekerja sama dengan Amwa Tour sebagai penyelenggara Haji dan Umroh.  

Umroh, lanjut Warek II, merupakan perjalanan spiritual yang pelaksanaannya harus sesuai dengan kaidah/aturan yang sudah disyariatkan. Untuk itu Unisba menunjuk Bagian Kepegawaian, Lembaga Studi Islam dan Pengembangan Kepribadian (LSIPK), serta KBIH melakukan pembinaan kepada para jamaah dari mulai Baca Tulis Al-Qur’an/BTAQ hingga manasik (teori dan praktik). “Pembinaan ini kita lakukan sejak saat ini agar mereka betul-betul siap menjalankan umroh di sana nanti,” kata Warek II.

Sementara itu Ketua LSIPK, Dr. M. Wildan Yahya, M.Pd. menyatakan kesiapannya dalam membina para jamaah umroh Unisba. Pihaknya telah menyusun jadwal khusus, 16 sesi (8 kali pertemuan) untuk pembinaan dan manasik umroh jamaah dengan menurunkan personal, para ustadz yang sering menjadi pembimbing haji dan umroh selama ini. 

Senada dengan itu, Sekretaris LSIPK, Aep Saepudin, Drs.,M.Ag. mengingatkan, jamaah umroh Unisba agar dapat mensyukuri kesempatan berangkat ini dengan mengisi kegiatan umroh untuk beribadah sebaik-baiknya. “Tidak semua orang Unisba yang seangkatan dengan Bapak dan Ibu saat ini bisa berangkat umroh, jadi mari kita syukuri perjalanan umroh ini dengan beribadah yang baik di sana,” katanya.(sari)

 

 

Rektor Unisba beserta jajarannya foto bersama aparat setempat saat serah terima Teknologi Produk Unggulan FMIPA Unisba

HUMAS-Siapa yang tak kenal kopi. Ya, minuman yang biasanya diandalkan untuk melawan kantuk itu tentu sudah tak asing lagi bagi kita.  Berbagai vasiasi rasa kopi dan penyajiannya pun kerap kita jumpai dari mulai warung kopi sederhana hingga di kafe-kafe ekslusif yang  khusus menyajikan minuman beraroma khas ini.

Saat mendengar nama kopi, bayangan yang ada dalam pikiran kita adalah minuman yang beraroma khas, dengan warna coklat kehitaman atau bahkan hitam pekat. Namun, kali ini Anda salah! Kopi yang dihasilkan dari teknologi unggulan karya dosen Fak. MIPA ini tak berwarna sama sekali tetapi tetap berasa kopi (clear coffee).

Adalah tiga orang dosen  FMIPA, Prodi Farmasi, masing-masing Indra Topik Maulana, M.Si.,Apt., G.C. Eka Darma, M.Si.,Apt., dan Sani Ega Priani,M.Si.,Apt. yang telah berhasil membuat teknologi pembuatan produk unggulan dengan memanfaatkan bahan alami yang tersedia di lingkungan pedesaan. Selain menciptakan kopi bening, teknologi unggulan yang dihasilkan mereka juga mampu menghasilkan sabun mandi dan parfum aroma terapi. “Bahkan memproduksi kopi dengan campuran akar wangi sehingga menghasilkan kopi beraroma kopi dan akar wangi,” jelas Dekan F. MIPA, Dr. Suwanda, MS.

Sebagai bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat, Teknologi produk unggulan (mesin berikut proses pembuatan) kopi bening, sabun dan parfum aroma terapi ini diserahkan kepada masyarakat Kampung Wisata Ciburial, Desa Sulaksana, Kec. Samarang, Kab. Garut, belum lama ini.

Penyerahan teknologi produk unggulan ini dilakukan Rektor Unisba, Prof.Dr.H.Edi Setiadi,SH.,MH., kepada Camat Samarang, Eli Suheli,S.Ip. Pada kesempatan yang sama, Dekan Fak. MIPA, Dr. Suwanda, MS. juga menyerahkan  produk unggulan kepada Kades setempat, yang merupakan alumni Fak. Dakwah Unisba, Oban Subandi, S.Ag.,M.Si. Penyerahan dilakukan di Kampung Wisata Ciburial yang merupakan desa binaan FMIPA Unisba.(sari)

 

 

 

      

Penandatanganan MoU oleh Wakil Rektor I Unisba, Dr. Ir. Rakhmat Ceha, M.Eng., IPU. dan Chef Executive Officer Institute of Mental Health (IMH) Singapore, Prof Chua Hong Choon di Singapura , Sabtu (09/09).

Sukses meraih akreditasi institusi “A”, tidak membuat Universitas Islam Bandung (Unisba) berleha-leha. Perguruan Tinggi (PT) Islam yang memiliki sejumlah Prodi yang juga berakreditasi “A” ini kini memerluas jejaring (network) dengan menjalin kerja sama tingkat internasional, salah satunya dengan Institute of Mental Health (IMH) Singapore. Penandatangan MOU antara Unisba dengan IMH Singapore dilakukan Sabtu, (9/9) di Max Atria Expo Changi, Singapore. Penandatanganan dilakukan Dr. Ir. Rahmat Ceha selaku Wakil Rektor 1 Unisba dan Prof.  Chua Hong Choon selaku Chief Executive Director IMH Singapore. Untuk tahap pertama, kerja sama yang dilakukan adalah dalam bidang kesehatan jiwa, yang dalam hal ini ditangani oleh Fakultas Kedokteran (FK) Unisba.  Penandatanganan MOU tersebut menandai terjalinnya kerja sama tridharma perguruan tinggi antara FK Unisba dan IMH Singapore di bidang kesehatan jiwa.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I  didampingi anggota delegasi Unisba lainnya yang terdiri dari Dr. Titik Respati drg., MScPH, Jamhur S.Ag, Eka Nurhayati dr., MKM dan Fajar A. Yulianto dr., MEpid  berkesempatan silaturahmi dengan Prof. Robert De Souza yang merupakan Pimpinan dari Lembaga Riset Nasional Singapura The Logistic Institute – Asia Pasific yang berkedudukan di National University  Singapore (NUS). Silaturahmi ini dilakukan untuk menjajagi kemungkinan kerja sama dalam bidang logistic  termasuk “halal logistic” dalam rangka pengembangan pusat halal di Unisba. “Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat dan memperluas jejaring dan kerjasama tingkat internasional sehingga Unisba dapat lebih cepat mencapai visi dan misi-nya,” kata Warek I.

Fakultas Kedokteran Unisba merupakan salah satu Fakultas Kedokteran swasta yang terkemuka di Bandung. Fakultas Kedokteran yang berdiri pada tahun 2004 ini memiliki visi menjadi Program studi yang terkemuka, pelopor pembaharuan pemikiran dalam konsep pelayanan kesehatan, pengembangan keilmuan di bidang kedokteran, serta dapat menghasilkan dokter layanan primer yang kompeten, profesional dan berahlaqul karimah yang bermanfaat bagi diri sendiri, ummat, bangsa dan negara. Salah satu upaya untuk mencapai visi dan misi yang telah dicanangkan tersebut, FK Unisba berusaha untuk memperluas jejaring dan kerjasama baik secara lokal, nasional maupun internasional. Jalinan kerjasama dengan Institute of Mental Health (IMH) Singapore ini sebagai salah satu wujud upaya tersebut.

IMH Singapore merupakan salah satu institusi kesehatan mental pertama di Singapura yang telah berkiprah dalam dunia kesehatan mental sejak 1928. IMH Singapore memberikan pelayanan psikiatrik yang komprehensif meliputi upaya preventif, promotif, kuratif, rehabilitative, dan pelayanan konseling untuk semua umur. IMH Singapore juga merupakan institusi kesehatan pertama di Asia yang menerima Joint Commission Internasional Accreditation pada tahun 2005.

Jalinan kerjasama antara FK Unisba dan IMH Singapore dilaksanakan dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah kesehatan jiwa pada remaja di Indonesia khususnya di Kota Bandung. Saat ini, masalah kesehatan jiwa remaja di Indonesia tidak tebatas hanya pada tingginya jumlah penderita saja, namun juga pada rendahnya pengetahuan mengani gejala gangguan jiwa. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan jiwa ini mengakibatkan misidentifikasi gejala gangguan kesehatan jiwa serta tingginya stigma dan diskriminasi dari berbagai kalangan masyarakat yang mengakibatkan keterlambatan, kesalahan bahkan ketiadaan penanganan segera.

Bentuk kerjasama pertama yang saat ini sedang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan permainan papan (playboard) bertema kesehatan jiwa untuk remaja yang akan duji coba pada beberapa siswa SMU di Kota Bandung. Penelitian ini ditargetkan untuk selesai pada akhir tahun 2017. Hasil penelitian memiliki tujuan meningkatnya kesadaran dari siswa terhadap kesehatan mentalnya, dan kelak dapat menjadi pedoman pendidikan kesehatan jiwa pada remaja khususnya siswa SMU di seluruh Indonesia. Pilot study ini akan menjadi dasar untuk uji coba lebih luas lagi di dalam populasi yang mewakili populasi remaja usia sekolah di dua negara, Indonesia dan Singapura.(fajar/sari)

Dalam rangka Milad ke 59, Unisba menggelar International Workshop Building Cooperation Amongst ASEAN Islamic Private Universities Toward Harmony and Unity of ASEAN Diversity dengan tema “Strengthening Islamic Values in Cooperation Amongst Islamic Private Universities in ASEAN Region For Peace and Prosperity” di Aryaduta Hotel, Jl. Sumatera No. 51 Bandung pada 5-6 Oktober 2017 pukul 09.00-15.00 WIB. Keynote Speaker pada workshop ini adalah Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., dengan pembicara Prof. Dr. Datuk Yusuf Kasim (Steering President of Asian Islamic University Association), Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA (Rector of Indonesia Muslim University) dan Prof. Dr. Syafrinaldi, S.H., M.CL (Rector of Riau Islamic University). Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dr. Hj. Rini Irianti Sundary, S.H., M.H. (+6281322802278), Dr. Irawati, S.H., M.H. (+6281584883433) dan Eka An Aqimuddin, S.H., M.H. (+6287889455331).

Berita Duka

انّا للہ و انّا الیہ راجعون

 

Telah berpulang ke Rahmatullah

Ibunda dari Dr. H. M. Faiz Mufidi, S.H., M.H.

(Ketua Badan Pengawas Yayasan Unisba)

Pada Minggu (10/09) Pukul 07.15 WIB

 di RS Siti Khodijah Pekalongan

Civitas Akademika Unisba mendoakan,

semoga almarhumah mendapat maghfirah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. 

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

Calon Mahasiswa Unisba yang sedang mengikuti ujian saringan masuk gelombang 3 di Aula Unisba, Sabtu (13/08)

HUMAS-Minat masyarakat untuk kuliah di Unisba semakin tinggi. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pendaftar calon mahasiswa baru pada masa Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) yang Tahun Akademik 2017/2018 jumlahnya mencapai 8713 orang. Jumlah tersebut berasal dari pendaftar melalui jalur USM sebanyak 5220 orang  dan jalur PMDK sebanyak 3493 orang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I (Warek I), Dr. Ir. Rakhmat Ceha, M.Eng., IPU dalam laporannya sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru 2017/2018 dalam Pelantikan Mahasiswa Baru dan Pembukaan Ta’aruf TA 2017/2018 di Aula, Senin (4/9).

Ta’aruf  kali ini bertema, “ Membangun Generasi Milenial yang Berakhlak Karimah Berdimensi Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (3M) di Era Global” dan berlangsung selama enam hari mulai 4 hingga 9 September  2017, dengan pembagian, empat hari Ta’aruf Universitas, dan dua hari Ta’aruf Fakultas. Selama Ta’aruf, mahasiswa baru diperkenalkan dengan pimpinan Universitas, Fakultas, mengenal lingkungan kampus, kegiatan mahasiswa, bagaimana cara belajar di Perguruan Tinggi, dan mendapat wawasan dari para narasumber lain seperti Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Koordinator Kopertis Wilayah IV Jabar & Banten, Prof. Dr. Uman Suherman, AS. M.Pd. dll. Sedangkan pada tanggal 10 September seluruh mahaiswa baru harus mengikuti kegiatan placement test BTAQ (Baca Tulis Al-Qur’an) untuk pembinaan selanjutnya dalam bentuk kegiatan mentoring.

Lebih jauh Warek I  menjelaskan, penerimaan mahasiswa baru Universitas Islam Bandung tahun akademik 2017/2018 dibuka sejak 12 Januari 2017 hingga 10 Agustus 2017 yang dibagi dalam tiga gelombang. Dari jumlah tersebut yang dinyatakan lulus melalui jalur USM dan PMDK sebanyak  5477 orang dan yang melakukan registrasi sebanyak 2996 orang.

“Mudah-mudahan pekan Ta’aruf ini berjalan lancar sesuai dengan harapan cita-cita Unisba mendidik dan menjadikan lulusan Unisba yang berjiwa mujahid, mujtahid dan mujaddid,” kata Warek I.

Sebagaimana diketahui, sejak tgl 15 Agustus 2017 yang lalu,  Badan Akreditasi Nasional  telah menetapkan bahwa Universitas Islam Bandung terakreditasi A (terakreditasi Unggul). Untuk itu Warek I secara khusus mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, baik pemikiran, materiil, maupun doa. Ucapan terimakasih tersebut ditujukan kepada Pengurus Yayasan Unisba, Rektorat, para anggota senat, para bapak ibu Dekan  dan  jajarannya, Direktur Pascasarjana dan jajarannya, para bapak ibu Dosen, para alumni, para pimpinan atau perwakilan perusahaan yang telah mendukung pada saat visitasi, para tenaga tendik, dan para mahasiswa yang telah mendukung ketika visitasi. “Khusus kepada tim penyusun borang dan evaluasi diri, kami mengucapkan terima kasih dan kami mendoakan, semoga kerja semangat bapak Ibu menjadi amal jariyah untuk kemajuan Unisba, semoga dibalas dengan pahala oleh Allah SWT. Kepada motivator, inspirator, dan sutradara kita semua Prof Thaufik Boesoerie, Rektor 10 UNISBA. Kami mengucapkan terima kasih, semoga apa yang telah didedikasikan dibalas dengan pahala oleh Allah SWT.,” paparnya.(sari)

 

 

 

 

 

  

       Penandatanganan MoU oleh Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H. dan Dirjen HAKI, Dr. Aidir Amir Daud, S.H., DFM di Gedung Rektorat Unisba, Kamis (07/09).

HUMAS-Universitas Islam Bandung (Unisba) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Kementerian Hukum dan HAM RI mengenai perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual. Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H. dan Plt. Dirjen KI, Dr. Aidir Amin Daud, S.H.,M.H. di Rektorat Unisba, Kamis (7/9) disaksikan para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Lembaga, para Kepala Bagian, dan tamu undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut hadir pula Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaaan KI, Dra. Dede Mia Yusanti, MLS.

Kerja sama ini dimaksudkan untuk mendukung program Unisba dalam meningkatkan pemahaman dan membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan Unisba, sehingga karya-karya yang dihasilkan dari kegiatan-kegiatan pendidikan, penelitian, dan/atau pelatihan yang diselenggarakan oleh Unisba dapat dilindungi dalam sistem kekayaan intelektual dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kepentingan Unisba. Perjanjian kerja sama ini dimaksudkan untuk membangun kerja sama yang produktif, efektif dan sinergis antara Unisba dengan Dirjen KI di bidang perlindungan, pengelolaan, dan pemanfaatan kekayaan intelektual. 

Dalam Nota Kesepahaman (perjanjian kerja sama) disebutkan, ruang lingkup kerja sama yang dilakukan adalah mencakup: (1) Penyebarluasan informasi dan sosialisasi di bidang kekayaan intelektual melalui kegiatan-kegiatan antara lain: seminar, pelatihan, pameran, lokakarya, bimbingan teknis, workshop, dan/atau temu wicara; (2) Penyelenggaraan pendidikan/pengajaran, penelitian, pengkajian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kekayaan intelektual; (3) Pertukaran Data an informasi di bidang kekayaan intelektual di antara kedua belah pihak (Unisba-Dirjen KI) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; (4) Kegiatan lainnya yang dianggap perlu dan disepakati oleh kedua belah pihak di bidang kekayaan intelektual.

Perjanjian Kerja Sama tersebut berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditandatangani kedua belah pihak.(sari)

 

 

 

 

 

 

 

                        (Sumber : Pikiran Rakyat Hal. 20, Rabu (06/09))

Dengan ini kami informasikan pembagian ruangan untuk pelaksanaan P3M mahasiswa baru Unisba T. A. 2017/2018, terlampir sebagai berikut :

1. F. Dakwah

2. F. Syariah

3. F. Tarbiyah dan Keguruan

4. F. Hukum

5. F. Psikologi

6. F. MIPA

7. F. Teknik

8. F. Ilmu Komunikasi

9. F. Ekonomi dan Bisnis

10. F. Kedokteran

 

 

 

 

 

 

Mahasiswa Baru Unisba T.A. 2017/2018 yang baru saja dilantik mengucapkan Janji Mahasiswa Baru di hadapan Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H.

HUMAS-Sebanyak 2996 mahasiswa baru Unisba hari ini mengikuti Prosesi Pelantikan  Mahasiswa Baru dan Pembukaan Ta’aruf Tahun Akademik 2017/2018 di Aula Kampus I Unisba, Jl. Tamansari No. 1 Bandung. Pelantikan dilakukan Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH.MH., Senin (4/9) di hadapan seluruh anggota Senat Unisba, Pengurus Yayasan Unisba, dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya Rektor menegaskan, Civitas akademika Unisba tidak diperkenankan merokok dan bagi mahasiswi wajib berjilbab di lingkungan kampus. Para mahasiswa baru Unisba sebagai warga Unisba, berkewajiban untuk mewujudkan lingkungan kampus yang Islami baik secara fisik, perilaku maupun intelektualitas saudara. “Secara fisik, kita wajib memelihara kebersihan, menjauhkan diri dari segala hal yang dapat menimbulkan kerusakan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan, khususnya kampus Unisba. Oleh karena itu Unisba juga melarang merokok kepada seluruh civitas akademikanya di dalam kampus”, tegas Rektor.

Perilaku, setiap warga Unisba, lanjutnya, harus dibuktikan dengan perilaku yang sopan, saling menghormati, berakhlakul karimah, dan senantiasa memelihara ukhuwah Islamiyah serta toleran kepada yang lain. Bagi para mahasiswa wanita khususnya, kepada mereka yang belum terbiasa berbusana secara Islami, hendaknya berbusana seperti masa Ta’aruf ini diteruskan sebagai busana sehari-hari dan itu merupakan kewajiban saudara mahasiswi untuk berjilbab di dalam kampus Unisba.

Rektor menambahkan, mahasiswa baru seyogyanya bersyukur karena telah berhasil diterima menjadi mahasiswa Universitas Islam Bandung, mengingat Universitas Islam Bandung adalah Perguruan Tinggi (PT) besar, termasuk 80 (delapan puluh) Perguruan Tinggi yang jumlah mahasiswanya di atas 10.000 (sepuluh ribu) dari kurang lebih 4.000 (empat ribu) PT di Indonesia. Unisba juga termasuk deretan 100 Perguruan Tinggi terkemuka di level nasional. ”Unisba juga sebuah PT yang berlandaskan Islam, bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga terdidik yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT., serta sumber daya insani yang berilmu tinggi dan mampu mengamalkan ilmunya itu untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Rektor.

Lebih jauh Rektor mengungkapkan, Perguruan tinggi adalah sebuah rumah peradaban dan kebun ilmu, serta lahan penempa jati diri, yang produksinya adalah sarjana, sebagai pemimpin intelektual yang beradab, berjati diri dan menaikan harga diri bangsa. Unisba adalah rumah peradaban dan kebun ilmu serta lahan penempa jati diri yang memiliki ciri khas yaitu, beruhul islam sehingga diharapkan produksinya adalah : (1) sarjana-sarjana yang cerdas, pemimpin intelektual yang beradab, berjati diri islami dan memiliki harga diri serta rasa kebangsaan yang tinggi ; (2) Lulusan yang berprofil mujahid (pejuang), mujtahid (pemikir) dan mujadid (pembaharu). Pendek kata menghasilkan lulusan Tafaqquh fiddin.

Dalam pencapaian tujuan mahasiswa, lanjut Rektor, dosen dan staf pengajar bertugas membimbing dan menunjukan bagaimana cara mahasiswa agar berhasil dalam belajar, menggali dan menerapkan ilmu. Mahasiswalah yang akan menentukan sendiri apakah akan berhasil atau tidak dalam dunia akademik di lingkungan kampus Unisba ini.

“Oleh karena dunia perguruan tinggi merupakan dunia baru bagi saudara, maka Saudara perlu mengenal lebih dahulu, apa itu perguruan tinggi dan bagaimana cara belajar di perguruan tinggi. Untuk itu diadakan masa Ta’aruf atau masa perkenalan dan Bimbingan Studi Mahasiswa untuk mengenal lebih jauh tentang pendidikan tinggi, khususnya Unisba,” papar Rektor.

Dalam menjalani kegiatan masa Ta’aruf, mahasiswa baru akan diperkenalkan ke dalam dunia pendidikan tinggi, mulai dengan suasana Unisba yang berlandaskan Islam, yang tentu berbeda dengan nuansa kehidupan belajar sebelumnya. Dalam kegiatan Ta’aruf ini mereka juga akan diperkenalkan dengan visi, misi dan tujuan Unisba, sivitas akademika Unisba, seperti guru besar, dosen, para mahasiswa angkatan terdahulu, karyawan serta unsur-unsur pimpinan.

Sendi Islam, bagi Unisba, didasarkan pada keyakinan bahwa Islam adalah “rahmatan lil alamin ”.Oleh karena itu bagi sivitas akademika UNISBA ilmu harus bermanfaat dan diamalkan bagi masyarakat dan kemanusiaan dalam rangka ibadah dan pengabdian kepada Allah Swt.

Salah satu hal yang menjadi tugas setiap warga Unisba, termasuk mahasiswa Unisba adalah keinginan untuk meramaikan mesjid. Jadikanlah mesjid Unisba sebagai pusat kegiatan, baik untuk shalat berjamaah maupun kegiatan kegiatan yang menunjang berbagai kegiatan akademik maupun kemasyarakatan di lingkungan Unisba.

Secara akademik, Unisba mencita-citakan mahasiswanya yang memiliki keunggulan-keunggulan komparatif, khususnya dalam segi kemampuan intelektual, kepemimpinan dan entrepreuneur serta munculnya cendekiawan yang tangguh, berdisiplin, cerdas, dan berakhlak mulia dari kampus ini.

“Pada kesempatan ini, saya ucapkan selamat belajar, selamat bekerja keras meraih cita-cita, dan harapan orang tua dan keluarga Saudara-saudara. Semoga Allah Subhanahu wa taala memberi kekuatan dan kemampuan kepada Saudara untuk menggali ilmu di Unisba sesuai dengan masa program studi yang ditentukan”, kata Rektor.

Rektor pun menegaskan, pada masa Ta’aruf dan Bimbingan Studi Mahasiswa ini tidak boleh terjadi adanya kekerasan fisik dan kata-kata atau perilaku  yang merendahkan martabat kemanusiaan, yang tidak sesuai dengan nilai dan norma-norma ke-Islaman. Apabila terjadi hal-hal tersebut, mahasiswa atau siapapun yang menemukan hal-hal tersebut di atas dapat melaporkan kepada para Dekan Fakultas atau Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.

“Saudara masuk Unisba atas kesadaran dan kemauan sendiri, oleh karena itu adalah kewajiban Saudara untuk mematuhi semua peraturan dan tradisi Unisba tersebut”, pungkas Rektor. (Sari)