Apr 25, 2017 Last Updated 12:00 AM, Apr 20, 2017
Berita

Berita (219)

HUMAS - Himpunan Mahasiswa Public Relations (Hima PR) Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba menggelar acara Girl Power dengan tema, “Women Can Do Anything” dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Acara yang diselenggarakan di Aula Kampus I Unisba, Jl. Tamansari Bandung, Jum’at (21/4) ini bertujuan untuk memberikan pemaparan bahwa wanita dapat bekerja, belajar, dan berkarya sesuai kemampuannya.

Ketua bidang kajian PR, Dr. Nur Rahmawati,M.Si., mengatakan, acara Girl Power ini akan membahas berbagai peran yang menginspirasi kaum wanita serta memberikan pemahaman dalam menyikapi emansipasi saat ini. Acara yang akan dimulai pada pukul 07.00 – 11.00 Wib. ini akan diisi talkshow menghadirkan Popon Siti Latipah (atlit perempuan disabilitas), Elizabet Diana Dewi (Diplomat Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Multikultural Kementerian Luar Negeri RI), games, dan hiburan musik.***     

HUMAS - Fakultas Teknik Unisba Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) akan menggelar kuliah umum atau Ministerial Lecture bertema, “Kebijakan Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Strategi Pembiayaan untuk Percepatan Pembangunannya” di Aula Unisba, Jl. Tamansari No. 1 Bandung, mulai pukul 10.00 Wib. s.d. selesai, Sabtu (22/4). Narasumber utama dalam kuliah umum ini adalah  Ir. Rido Matari Ichwan, MCP. yang merupakan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kuliah umum ini penting diikuti para mahasiswa planologi ataupun alumni, agar dapat penjelasan mengenai peran serta Ilmu Perencanaan Wilayah Kota dalam bidang Pengembangan Infrastruktur.***

HUMAS-Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Unisba 2017-2021 sudah mulai digelar. Dalam Penjaringan Nominasi Bakal Calon (Balon) Rektor yang dilakukan sepuluh Fakultas dan Program Pascasarjana yang ada di Unisba, muncul 12 kandidat yang menjadi Balon Rektor. Merekalah yang nantinya berhak maju ke babak selanjutnya untuk bersaing dan menggantikan posisi Rektor Unisba Prof.Dr.dr.,M. Thaufiq Boesoirie, MS.,Sp. THT-KL (K) yang akan berakhir masa tugasnya pada bulan Juli 2017 mendatang setelah dua periode memimpin Unisba.

Pada proses penjaringan yang berlangsung selama lima hari (3-7 April) tercatat 516  atau sekitar 90,53% suara yang masuk dan dinyatakan sah, sedangkan 54 suara lainnya atau sebanyak 9,47% suara dinyatakan tidak sah (abstain). Kandidat yang berhak maju pada babak selanjutnya adalah tokoh yang memperoleh dukungan sekurangnya enam suara.

Mereka adalah Prof.Dr.H. Edi Setiadi,SH.,MH., Dr. Ir. Rakhmat Ceha, M.Eng. Prof.Dr. H. Dey Ravena,SH.,MH, Dr. Efik Yusdiansyah,SH.,MH., Nadjib Riphart Kesoema, Prof.Dr. Atie Rachmiatie, Prof. Dr.H.Toto Tohir, SH.,MH., Prof.DR.Miftah Faridl, Prof. Neni Yulianita,MS., Prof.Dr. Himendra W, Prof.Dr. Ieva B. Akbar,dr., AIF., dan Dr. Dikdik Tandika, M.Sc.

Berikut hasil suara masing-masing balon rektor  :


Balon-balon ini dalam waktu dekat akan diminta kesediaanya untuk mengikuti tahap pemilihan selanjutnya oleh panitia Pilrek.(Sie Pubdok)

Bijak Menyikapi Hoax

HUMAS-Istilah Hoax atau berita palsu saat ini sering kali terdengar, pemberitaan yang tidak sesuai dengan kenyataan tengah menjadi kasus yang menjadi kontroversi.  Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, hoax dapat menyebar luas secara cepat. Hoax sering tersebar di media sosial dan dapat menyerang siapa saja, sekalipun tokoh yang dihormati masyarakat.

Demikian disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba, Dr.O.Hasbiansyah, Drs.,M.Si. ketika menjadi narasumber yang membahas materi, “Hoax dalam Perspektif Ilmu Komunikasi dan Islam” pada Pengajian Rutin yang diselenggarakan Lembaga Studi Islam (LSI) bagi civitas akademika Unisba dan masyarakat sekitar kampus, di Masjid Al-Asy’ari Unisba, beberapa waktu lalu.

Hoax,  telah ada dari sejak zaman Rasulullah. Meskipun pada zaman Nabi Muhammad SAW. belum ada teknologi, penyebaran berita palsu sudah terjadi. Ia mencontohkan, hoax yang menimpa istri Nabi, yaitu Siti Aisyah yang diberitakan berselingkuh dengan seorang pemuda bernama Shafwan. Kisah yang sebenarnya adalah, Siti Aisyah tertinggal rombongan karena sempat mencari kalungnya yang hilang. Karena kelelahan akhirnya isteri Nabi yang cantik ini tertidur. Pada saat  itu muncullah salah seorang anggota rombongan yang bernama Shafwan bin Mu'athal as-Sulami adz-Dzakwani ra lewat. Shafwan ini bertugas sebagai anggota pasukan paling belakang. Melihat ada orang yang tertinggal, Shafwan segera menjenguknya. Namun, setelah mengetahui yang tertinggal itu adalah Ummul Mukminin, Siti Aisyah ra, Shafwan pun berkata, "Innalillahi Wa inna Ilaihi Roji'un," kata Shafwan dengan terkejut. Shafwan pun segera memberikan tunggangan untanya kepada Siti Aisyah. Sedangkan Shafwan sendiri berjalan kaki sambil menuntun unta yang ditunggangi oleh Siti Aisyah.
Mereka berdua akhirnya berhasil menyusul rombongan kaum muslimin yang sedang beristirahat.

Berita palsu yang menyebut perselingkuhan keduanya pun seketika menyebar hingga sampai di telinga Nabi. Untuk menanggapi berita yang tidak benar tersebut akhirnya Aisyah pun mengklarifikasinya bahwa ia hanya diantarkan seorang pemuda karena tertinggal rombongan dalam perjalanannya bersama Nabi.

“Seiring perkembangan hoax, kita sebagai umat Islam harus lebih waspada dan jangan mudah terpengaruh,” kata Pak Hasbi.

Pak Dekan pun mengingatkan jamaah agar ketika mendapat berita, harus teliti sebelum mempercayainya. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang artinya berbunyi, “Wahai orang-orang yang beriman, jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.” (Al Hujurat ayat 6).

“Berdasarkan ayat tersebut, maka kita harus teliti dan jangan mudah menyebarkan berita yang palsu karena dapat merugikan orang lain,” pungkas Pak Hasbi. (Tia/Sari)

 

 

Unisba Bina PKL

Salah satu tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-Dosen) dari Program Studi Teknik Industri (TI) Fakultas Teknik Unisba, melakukan program bina PKL yang berada di depan kampus Unisba Sabtu, (1/4). Acara ini merupakan salah satu Program Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (P2UMKM) dibawah naungan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Unisba. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak dua puluh satu orang merupakan pedagang kaki lima yang berada di depan kampus dan telah menggelar lapak cukup lama di Unisba.

Program pelatihan ini dipimpin oleh Ibu Reni Amaranti, ST., MT. salah seorang dosen Program Studi Teknik Industri (TI) yang telah beberapa kali terlibat dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan di internal kampus Unisba. Tujuan dari program pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para pedangan kaki lima dibidang wirausaha, sehingga diharapkan dapat terus mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik dan lebih besar lagi.

Materi inti dalam pelatihan ini disampaikan beberapa dosen dari Program Studi Teknik Industri (TI). Adapun materi tambahan diisi   praktisi PKL yang dianggap telah berhasil menaikkan kualitas dan kuantitas bisnisnya, yakni Cafe Madtari sebagai salah satu profil PKL sukses yang kini telah menjelma menjadi perusahaan dengan pengelolaan cukup profesional. Pemaparan pengalaman dari praktisi PKL yang telah suskses diharapkan menjadi pemicu para peserta agar termotivasi dalam mengembangkan bisnisnya.

Berbeda dengan konsep pelatihan sebelumnya, acara pelatihan ini dikemas secara lebih santai, karena dilangsungkan di salah satu tempat wisata di Kabupaten Bandung, Situ Patenggang. Selain menyampaikan materi, Tim PKM pun berusaha menjaring aspirasi para PKL  dan mendiskusikan berbagai kendala yang dialami PKL saat ini. Harapannya, usaha mereka dapat dikelola dengan baik dan senantisa memberi pelayanan yang optimal kepada seluruh pelanggannya, terutama para mahasiswa, dosen dan karyawan Unisba yang telah menjadi pelanggan setianya selama ini.

“Kedepannya, PKL depan Unisba diharapkan menjadi lebih solid lagi dan dapat bersama-sama membangun Koperasi sebagai salah satu cara agar mereka mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah”, terang Dekan Fakultas Teknik Unisba, Dr. Nugraha, Ir., M.M. salah satu anggota Tim PKM. Koperasi dipilih karena dinilai mampu memberikan nilai tambah tersendiri bagi para PKL yang selama ini masih terkesan berbisnis secara sendiri-sendiri. Koperasi diharapkan bisa menjadi sarana untuk menciptakan rasa gotong royong dan meningkatkan permodalan bagi para anggotanya. (Jajang/Sari)

 

 

HUMAS-Sebanyak 1243 orang dari 2709 peserta berhasil lulus dalam Ujian Saringan Masuk (USM) dan PMDK Unisba periode I  tahun akademik 2017/2018. USM diselenggarakan dua hari (psikotes dan tes akademik) yakni 18-19 Maret 2017 lalu di kampus Unisba, Jl. Tamansari Bandung. Mereka yang memilih Fakultas Kedokteran, Psikologi, Farmasi, Ilmu Komunikasi, Ekonomi Manajemen, dan Ekonomi Akuntansi terlebih dahulu harus mengikuti Psikotes yang diikuti  tes akademik pada hari kedua, melipui PAI, Bahasa Inggris, IPS/IPA/IPA terpadu/Biologi Kedokteran. Sedangkan bagi yang memilih Fakultas Syariah (Hukum Keluarga Islam dan jurusan Keuangan dan Perbangkan Syariah), Dakwah/Komunikasi Penyiaran Islam, Tarbiyah, Hukum, MIPA/Matematika/Statistika, dan Ilmu Ekonomi hanya mengikuti tes akademik saja (tanpa psikotes).

Sementara itu untuk jalur masuk PMDK/jalur raport, Unisba menentukan jumlah nilai raport beberapa mata pelajaran di SMA yang harus dipenuhi. Bagi mereka yang berminat masuk melalui jalur Presentasi, harus melampirkan sertifikat prestasi (juara) tingkat provinsi. Sedangkan bagi mereka yang hafiz (hafal Qur’an) harus menyertakan sertifikat hafiz dan mengikuti tes hafiz. PMDK Unisba pada penerimaan calon mahasiswa periode I ini dibuka untuk semua fakultas.

Beberapa program studi yang ada di Unisba masih menjadi favorit calon mahasiswa yakni Fakultas Kedokteran, Ilmu Komunikasi, Psikologi, dan Fakultas MIPA Jurusan Farmasi. Hal ini sesuai dengan hasil survey majalah Tempo tahun 2015 yang menyebutkan, fakultas yang ada di Unisba tersebut menjadi pilihan terfavorit siswa SMA di Jawa Barat.

Rektor Universitas Islam Bandung, Prof.Dr.dr.,M. Thaufiq S. Boesoirie,MS.,Sp. THT., KL (K) mengungkapkan, tingginya animo masyarakat untuk memasukkan putera-puterinya ke Unisba tentu didasari dengan penilaian yang positif terhadap kualitas pendidikan Unisba.  “Secara nasional berdasarkan penilaian  Kemenristekdikti Unisba berada di posisi 32 dari 3200 Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia. Terimakasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan putera-puterinya kepada kami, dan kami mohon maaf kepada mereka yang belum bisa kami terima di periode satu ini,” jelas Rektor.  

Hasil tes selengkapnya diumumkan Jum’at, 24 Maret 2017 melalui website PMB Unisba, dan di kampus (papan pengumuman di Sekretariat PMB/Gedung FK baru). Bagi mereka yang lulus bisa mencetak “Keterangan Lulus” sendiri dengan mengakses http://pmb.unisba.ac.id dan menggunakan username dan password yang telah dimiliki. Registrasi (daftar ulang) bisa dilakukan mulai 27 Maret hingga 28 April 2017. Bagi ,mereka yang belum sempat mendaftar atau yang belum berhasil lulus pada seleksi periode I, kami membuka kesempatan untuk mendaftar di periode II yang sudah dimulai sejak 20 Maret hingga 1 Juni mendatang.(sari)

 

HUMAS-Sebanyak 52 peserta Pekan Kreatif Mahasiswa (PKM) Universtas Islam Bandung  mengikuti sesi presentasi hasil Karya Tulis Ilmiah yang di selenggarakan di Aula Utama Unisba Selasa dan Rabu (14-15/3/2017). Dari seluruh peserta, terdapat 48 orang peserta yang Karya Tulis Ilmiahnya sudah di ikut sertakan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Pendidikan Tinggi (Dikti).

Lomba Karya Tulis Ilmiah ini dibagi kedalam dua kategori yaitu Analisis Ilmiah (AI) dan Gagasan Tertulis (GT). Acara tahunan yang diselenggarakan Bagian Kemahasiswaan Unisba pada tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta dibanding tahun 2016. Hal ini disampaikan oleh ketua pelaksana PKM Unisba, Nanang Ahmad Firdausi , Ir., MBA., MM. selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan Unisba sekaligus ketua pelaksana pada acara ini. Para peserta ini telah  mengikuti pelatihan Karya Tulis Ilmiah pada awal Januari, kemudian pada puncaknya yaitu para peserta mempresentasikan hasil Karya Tulis Ilmiah nya untuk merebutkan posisi juara satu, dua, dan tiga. Selain mahasiswa yang terlibat sebagai peserta, dosen pun dilibatkan sebagai pembimbing dan Wakil Dekan  sebagai Juri.  Pengumuman pemenang ini akan dilaksanakan satu minggu setelah presentasi dan penilaian yang dilakukan oleh 15 Juri dari berbagai fakultas.

Pak Nanang menambahkan, Pekan Kreatif Mahasiswa ini merupakan ajang unjuk diri mahasiswa di lingkungan internal kampus yang selanjutnya akan di persiapkan ke ranah eksternal untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Dikti. Ia berharap dengan diselenggarakan Pekan Kreatif Mahasiswa ini, setiap mahasiswa di Unisba dapat mengasah soft skill-nya terutama dalam hal menulis. Mahasiswa pun di harapkan untuk rajin melakukan penelitian, dan lebih kreatif mengembangkan idenya  dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah.

Selain itu, salah satu peserta PKM, Fadly Sumanri dari Fakultas Ilmu Komunikasi berharap kedepannya Karya Tulis Ilmiah yang telah di presentasikan dapat direalisasikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan diri setiap peserta. Hal itu dapat terwujud apabila pihak Universitas memberikan modal yang cukup. Namun apabila tidak terealisasikan, Karya Tulis Ilmiah Kategori Gagasan Tertulis (GT) yang ia buat dijadikan ajang pengembangan ide dan pengalaman bagi dirinya. Untuk PKM kali ini, Fadly memberikan saran, ditambahnya kriteria pemenang yang bukan hanya untuk pemenang satu, dua, dan tiga melainkan adanya pemenang Best Speaker, Best Abstract, dan Best Poster. “Untuk PKM yang akan datang, publikasi hendaknya dilakukan lebih baik agar lebih banyak peserta yang mengikuti Pekan Kreativitas Mahasiswa pada tahun sebelumnya”, katanya.(Anty/Sari)

 

HUMAS-Dalam membangun jiwa technopreneurship dibutuhkan dua hal penting, yakni trustworthy (dapat dipercaya) dan kompetensi. Kedua hal tersebut harus dimiliki alumni Unisba agar bisa bersaing dengan alumni dari PT lain. Menghadapi persaingan global dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), mahasiswa Unisba juga harus bisa bersaing dengan pekerja asing.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, M.Sc., Ph.D., saat memberikan Kuliah Umum (Studium General) bertema, “Membangun Jiwa Mandiri & Technopreneurship Mahasiswa Unisba dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja,” di Aula Unisba, belum lama ini.

“Kalau kita melihat perusahaan-perusahaan kelas dunia sewaktu melakukan rekrutmen pegawai, kalau diintisarikan penilaiannya hanya ada dua hal. Pertama, dia akan mencari orang yang dinamakan trustworthy, yang kedua adalah kompetensi,” papar Wamen.

Dalam paparan ilmiahnya Arcandra mengingatkan, kompetensi seseorang harus berpijak pada tiga hal, yaitu ilmu, skill, dan pengalaman. Jadi, lanjutnya, jika ingin menjadi technopreneurship yang bagus, ketiga unsur tersebut sebaiknya dipenuhi dan saling melengkapi.

Pembangunan jiwa technopreneurship bagi Arcandra mengambil pelajaran dari pengalaman hidupnya menjadi Wakil Menteri SDM. “Saya belajar di bangku kuliah dari Edward Houten, saya di-hire (kerja) tahun 2011, tapi saya tidak mengerti siapa dia. Akhirnya saya tahu bahwa dia adalah peletak dasar ilmu offshore,” kenangnya.

Kepada sivitas akademika Unisba Arcandra berpesan agar tetap menghormati guru dimanapun berada. “Bapak-bapak Profesor dan adik-adik, hormati guru karena gurulah yang menjadi pondasi dasar sepertiga dari kompetensi yang kita miliki,” pesan Wamen.

Sementara itu, Rektor Unisba, Prof.Dr.dr. M. Thaufiq S. Boesoirie, MS.,Sp. THT. KL. (K), mengungkapkan, kampus Unisba mendorong mahaiswanya untuk siap bersaing di era MEA dengan memberikan pembekalan tidak saja akhlakul karimah tetapi juga kemandirian untuk berwirausaha.***

 

HUMAS-Universitas Islam Bandung (Unisba) menjalin kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat. Kedua belah pihak sepakat mengadakan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan pemahaman peraturan perundangan-undangan dalam dunia usaha dan perekonomian yang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat luas.

‘’Kadin Jawa Barat memiliki program-program pemberdayaan masyarakat yaitu dengan membantu wirausaha-wirausaha, termasuk pertumbuhan wirausaha baru (perahu) yang sudah menciptakan 300 pengusaha dan sudah memiliki karyawan,’’ ungkap ketua Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal di Ruang Rektorat Unisba, Jalan Tamansari Bandung,Selasa (7/3).

Dikatakannya, Jawa Barat sebagai provinsi yang strategis memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dari industri nasional dan 58 % industri nasional itu ada di Jawa Barat. “Potensi tersebut harus berkembang agar Jawa Barat dapat bersaing. Karena, negara kuat kalau sektor swastanya besar,” jelas Agung.

Selaku Kadin Jawa Barat yang memiliki tanggung jawab, lanjut Agung, Kadin berusaha menekan angka pengangguran dan menciptakan pertumbuhan wirausaha baru (perahu). Selain ke daerah perkotaan, Kadin juga mencoba  ke desa-desa dengan membuat Gerakan Wirausaha Desa (Garuda).

Sementara itu Rektor Unisba, Prof. Thaufiq Boesoirie, masalah besar di Indonesia itu bukan agama,tetapi kesenjangan antara si miskin dan si kaya yang begitu besar. Apabila  sudah ada kesenjangan maka akan timbul konflik sosial.

Perguruan tinggi (PT), kata Rektor, memiliki tiga hal yang menjadi masalah mengenai kebutuhan bisnis yaitu, pertama, pembaharuan kurikulum; kedua, masalah-masalah hukum perdagangan, dan ketiga, keikutsertaan mahasiswa dalam aktivitas masyarakat. Di Unisba mahasiswa diberi pendidikan agama Islam selama tujuh semester dan  pesantren. Di dalam kegiatan pesantren yang wajib diikuti mahasiswa calon sarjana dibahas mengenai Entrepeuneur Islami, sehingga ketika telah selesai dapat merealisasikannya dalam tindakan yang nyata.(tia/sari)

 

Berita Duka

انّا للہ و انّا الیہ راجعون

 

Telah berpulang ke Rahmatullah

H. Odang Muchtar, Drs.  (Mantan Pengurus Yayasan Unisba)

 Pada hari Kamis, 16 Maret 2017 pukul 15.30 WIB

 di RS Borromeus Bandung. 

Rumah Duka di Jl. H. Gopur Perum Bukit Cipageran Indah Blok B no. 8 (Tegal Kawung).

Almarhum akan dimakamkan malam ini di daerah Cipageran.

Civitas Akademika Unisba mendoakan,

semoga almarhum mendapat maghfirah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. 

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.