Dec 10, 2018 Last Updated 11:58 AM, Dec 10, 2018
 
 
 

Prof. Miftah, “Mabrur, Tidak Hanya dari Ibadah Ritual”

Published in Berita
Read 171 times
Rate this item
(0 votes)

KOMINPRO-Ibadah (umroh) yang mabrur, tidak hanya dilihat dari ibadah ritualnya saja tapi juga dilihat dari sikap keseharian. Calon jamaah umroh hendaknya selalu memberikan yang terbaik kepada orang lain walaupun orang lain tidak berbuat baik kepadanya, dan jangan pernah mengingat jasa yang pernah diberikan kepada orang lain sehingga ibadah umroh ini dapat meningkatkan ukhuwah kebersamaan.

Demikian disampaikan Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof.Dr. Miftah Faridl dalam acara Pembukaan Pembinaan Keagamaan Calon Jamaah Umroh Dosen dan Pegawai Administrasi Tetap  di lingkungan Unisba 2018. Kegiatan yang diikuti 29 orang dosen dan tenaga kependidikan ini dibuka oleh Rektor Unsiba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H. di Ruang Rapat Rektor, Jumat (23/11).

Prof. Miftah Faridl yang juga Ketua MUI Kota Bandung ini mengungkapkan, yayasan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ibadah umroh ini yang dibiayai oleh Unisba. Menurutnya, calon jamaah umroh harus dapat memanfaatkan waktu pada saat pelaksanaan umroh  untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT karena umroh merupakan jalur cepat untuk mendapat magfiroh, berkah dan cinta Allah SWT.

“Jangan lupa untuk mendoakan Unisba agar selalu sukses dan berhasil menghasilkan lulusan sesuai cita-cita Unisba yaitu lulusan yang Mujahid, Mujtahid dan Mujaddid,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama Rektor berharap, peserta umroh untuk selalu mengikuti arahan LSIPK selama kegiatan pembinaan ini berlangsung. “Ibadah umroh ini membutuhkan biaya yang besar dan fisik yang kuat. Maka ikuti selalu arahan dari LSIPK, jangan sampai menjadikan ibadah ini menjadi sia-sia,” ungkapnya.

Rektor mengingatkan, calon jamaah umroh untuk selalu menjaga kesehatan dan paling utama dapat menjalankan ibadah umroh sesuai dengan sunah Rasul sehingga meraih ibadah umroh yang mabrur.

Sementara itu, Ketua LSIPK Unisba, Dr. H. M. Wildan Yahya, Drs., M.Pd., dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan pembinaan ini dilaksanakan selama tiga kali pertemuan setiap hari minggu dan mulai dilaksakanan pada 02 Desember 2018 s.d. 16 Desember 2018. Rencanannya calon jamaah umroh akan diberangkatkan ke tanah suci pada Rabu, 26 Desember 2018.

Lebih jauh, materi yang akan diberikan kepada calon jamaah umroh yaitu Aqidah dalam Ibadah Umroh, Akhlak dalam Ibadah Umroh, Thaharah dalam Ibadah Umroh (dari najis dan hadats), Umroh Rasulullah (Kajian Historis), Mengenal Budaya Arab: Karakteristik Masyarakat Arab, Fiqih Shalat dalam Safar (Wajib dan Sunnah), Manasik Umroh (Kajian Teknis), Larangan di dalam Umroh, Ziarah di kota Makkah, Ziarah di kota Madinah dan Praktek Manasik Umroh. Menurutnya, materi ini diperlukan oleh jamaah umroh sebagai bekal selama melaksanakan ibadah umroh.(Eki/Sari)