Dec 16, 2018 Last Updated 9:27 AM, Dec 13, 2018
 
 
 

Kemampuan Public Speaking, Membedakan Value Seseorang

Published in Berita
Read 246 times
Rate this item
(0 votes)

Lecture and Owner DJ Arie Broadcasing School, Arie Ardianto menjadi pembicara dalam acara seminar “Be A Geat Public Speaking, With A Great Attitudes”, di Aula Utama Unisba, Sabtu (6/9). DJ Arie membagikan beberapa tips kepada peserta yang hadir tentang bagaimana cara membuat presentasi yang efektif. 

KOMINPRO - Siapa tidak kenal Steve Jobs. Tidak hanya sukses menciptakan produk-produk inovatif, pendiri Apple Steve jobs juga dikenal sebagai komunikator yang unggul. Berkat kemampuan public speaking yang dia miliki, produk Apple menjadi laris di pasaran meskipun harga yang ditawarakan lebih mahal dibandingkan produk-produk sejenis. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan public speaking memilki banyak manfaat salah satunya untuk meningkatkan karier seseorang.

Demikan diungkapkan Lecture and Owner DJ Arie Broadcasing School, Arie Ardianto atau yang lebih dikenal dengan nama beken DJ Arie dalam acara seminar “Be A Geat Public Speaking, With A Great Attitudes”, di Aula Utama Unisba, Sabtu (6/9). Dia mengatakan bahwa sesorang yang dapat berbiara di depan orang banyak dengan baik akan memiliki value berbeda.

“Percayalah apapun pekerjaan kalian nanti, tidak akan terlepas dari kegiatan public speaking. Mulai dari interview pekerjaan, diterima jadi karyawan, bahkan sampai kalian menjadi manager. Semakin tinggi karir seseorang maka dia akan semakin sering berbicara di depan banyak orang,” ujarnya. Dia menjelaskan, seorang yang berkedudukan tinggi dalam sebuah instansi harus memilki kemampuan public speaking untuk memimpin dan memberikan arahan kepada bawahannya.

Alumni Fikom Unisba ini membagikan beberapa tips kepada peserta yang hadir tentang bagaimana cara membuat presentasi yang efektif. Pertama, menciptakan Brand Of You yaitu mengatur bagaimana cara berbicara, berjalan, melihat dan merepresentasikan  brand. “Gunakan bahasa anda untuk mengatakan tentang anda. Jangan takut menjadi diri sendiri dan ciptakan jiwa yang siap berkompetisi,” katanya.

Kemudian dia menjelaskan, dalam membangun presentasi yang efektif, public speakres harus pandai memainkan eye contact dengan audiens agar terbangun koneksi dan membuat orang lain merasa penting. Selain itu, penting bagi public speaker untuk dapat memadukan gesture tangan yang tepat saat berbicara, memainkan intonasi vocal, ekspresif saat berbicara, dan menyiapkan materi dengan matang.

Dalam seminar ini, hadir dua pembicara lainnya yaitu Dosen Psikologi Unisba, Fanni Putri Diantina, S.PSI., M.PSI, dan Coorporate Training Manager Trans studio Bandung, Cibubur & Bali, Fitriana Nugraha. S. PSI. M.PSi. Ketiga pemateri tersebut dipilih karena dinilai dapat mewakili pakar public  speaking dalam bidang berbeda.

Seminar ini diinisiatori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Unisba dan dihadiri lebih dari 300 peserta. Ketua Pelaksana, Fullah Balqis Zahra mengatakan, tujuan diselenggarakan acara ini untuk memberi bekal kepada peserta yang hadir tentang pentingya keahlian public speaking dalam dunia kerja, khususnya dalam bidang psikologi.

“Dalam bekerja seorang psikolog akan sering berhubungan dan bertemu dengan banyak orang. Jika psikolog memilki kemampuan public speaking yang baik tentu akan menunjang pekerjaannya dan membuat orang lain lebih nyaman saat konseling,” ujarnya. Selain dihadiri mahasiswa internal, seminar ini juga diikuti beberapa peserta dari kampus lain seperti Universitas Indonesia, Maranatha, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Padjajaran (Unpad). (Feari/Sari)

 

 

 

Last modified on Selasa, 09 Oktober 2018 04:39