Oct 24, 2017 Last Updated 6:43 AM, Oct 24, 2017

Talkshow “Halal Terbitkan Sehat dan Cantikmu”, Kecantikan Hakiki Bukan Cantik Fisik

Published in Berita
Read 200 times
Rate this item
(0 votes)

 Dr. Netty Prasetyani Heryawan,M.Si. (Ketua TP PKK Jawa Barat) 

HUMAS-Cantik tidak harus fisik, tapi yang harus dibangun adalah nilai kecantikan. Tentunya nilai yang harus dibangun dan diutamakan adalah berdasarkan nilai agama. Kecantikan fisik akan mudah tergerus zaman. Akhlak yang baik, bicara yang baik, ramah, dan kecerdasan itulah kecantikan hakiki.

Hal tersebut diungkapkan Ketua TP PKK Jawa Barat, Dr. Netty Prasetyani Heryawan,M.Si. saat membuka talkshow, “Halal Terbitkan Sehat dan Cantikmu” yang digelar dalam rangka  milad ke-13 Fakultas Kedokteran Unisba di Gedung FK, Kampus Unisba, Jl. Tamansari, Bandung, Sabtu (7/10). Talkshow yang dibuka Rektor Unisba, Prof.Dr. H. Edi Setiadi, SH.,MH. ini menampilkan narasumber Dr. Siti Nur Fatimah,dr.,Sp.Gk., M. Kes., Mia Yasmina, dr., Sp.KK.,M.Kes., Diar Herawati,M.Si.,Apt., Sasa Esa Agustina,SH., dan Agus Halimi.,Drs.,M.Ag.  

Nilai kecantikan yang harus dibangun itu misalnya memiliki akhlak yang baik, bisa tersenyum, bicara baik dan benar. Justru inilah cantik yang hakiki. Inilah kecantikan yang dibangun atas nilai bikan fisik,” papar istri Gubernur Jawa Barat ini.

Selama ini di masyarakat memang banyak yang mendefinisikan cantic hanya dilihat dari fisik. Dengan kemajuan teknologi, bahkan ukuran kecantikan diasosiasikan dengan matematika, misalnya ukuran panjang hidung, telinga, bibir, dll.

“Hal ini pada satu sisi akan memenjarakan masyarakat, karena ketika kecantikan itu tidak ditemukan pada dirinya, maka akan ada strategi yang dilakukan. Strategi itulah yang kadang tidak didapat di masyarakat dengan benar dan halal dalam konteks agama,” jelasnya.  

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unisba, Prof.Dr. Ieva B. Akbar,dr.,AIF. Mengatakan, bagi seorang muslim menggunakan produk halal, hukumnya wajib. Produk kosmetik yang saat ini membanjiri pasar baik dari dalam maupun luar negeri, banyak yang tidak diketahui kehalalannya.

“Dengan kegiatan ini kita ingin berbagi dengan masyarkat bahwa cantik dan sehat yang halal itu perlu diperhatikan.  Artinya produk yang kita pergunakan harus sesuai dengan syariat agama,” ujar Prof. Ieva.

Rektor Unisba, Prof.Dr.dr. H. Edi Setiadi, SH.,MH., mengungkapkan, dalam buku Khairunnisa Fil Quranil Karim karangan Najwa Husein Abdul Aziz memaparkan 30 wanita inspiratif. Ada empat wanita yang disebutkan dalam kisah itu, yang sempurna keimanannya dan sempurna kecantikannya yakni Maryam binti Tirma, Marisa binti Muazim, Khadijah binti Khalid, Fatimah Azzahra binti Muhammad. “Mereka itulah yang memiliki kecantikan hakiki, memiliki inner beauty. Kita harus meneladani tokoh-tokoh itu,” katanya.***

Last modified on Kamis, 12 Oktober 2017 07:26