Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  Fikom Unisba Gandeng Tular Nalar untuk Mewujudkan Masyarakat Kritis Anti Hoax Kesehatan

Fikom Unisba Gandeng Tular Nalar untuk Mewujudkan Masyarakat Kritis Anti Hoax Kesehatan

KOMINPRO – Memasuki gelaran kedua rangkaian acara Milad Fikom Unisba ke 38, Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba berkerjasama dengan Tular Nalar Mafindo mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertajuk  Berpikir Kritis Berhadapan dengan Hoax Kesehatan Semasa Pandemi”. 

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Dr. Septiawan Santana Kurnia, Drs., M.Si. mengatakan, kegiatan yang diisi oleh fasilitator dari Tular Nalar Mafindo yaitu Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si dan Dr. Rita Gani, M.Si ini, bertujuan untuk memberikan informasi dan membuka cakrawala peserta agar dapat berpikir kritis dalam menghadapi hoaks kesehatan semasa pandemik.

“Pandemik adalah sebuah fase dimana masyarakat membutuhkan pedoman atau petunjuk yang diberikan dan dimuat dalam bentuk informasi. Maka dari itu, di masa pandemik ini informasi yang benar dan baik dibutuhkan. Pada sesi inilah individu-individu diminta berfikir kritis untuk bisa menyeleksi, melihat, dan memantau, sebagai sebuah cara bahwa ada informasi yang harus disampaikan dan tidak disampaikan,” ujarnya.

Kegiatan yang diisi oleh fasilitator dari Tular Nalar, Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si dan Dr. Rita Gani, M.Si ini, bertujuan untuk memberikan informasi dan membuka cakrawala peserta agar dapat berpikir kritis dalam menghadapi hoaks kesehatan semasa pandemi. Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih peserta dalam merubah pola pikir, agar lebih kritis dalam menghadapi persoalan yang ada.

Tular Nalar yang memiliki tagline “Bukan sekedar paham” ini melatih para peserta selama 2 jam secara online. Pelatihan ini terbagi menjadi dua sesi yaitu Sesi Pagi yang diperuntukan untuk masyarakat umum dan sesi siang yang diperuntukkan untuk dosen internal. Melalui pelatihan internal, diharapkan para dosen akan mentransferkan ilmu yang didapat kepada mahasiswa di kelas dan dapat melahirkan generasi-genarasi yang tahu, tanggap dan tangguh . (***)

Translate »