Phone (022) 420 3368 ext. 109 ||

Follow Us

  /  Berita   /  Dua Prodi FK Unisba Raih Akreditasi A

Dua Prodi FK Unisba Raih Akreditasi A

KOMINPRO-Fakultas Kedokteran (FK) Unisba terus menorehkan prestasinya dibidang akademik. Setelah ditahun 2019 ini dua program studi (prodi) nya yaitu pendidikan dan profesi dokter memperoleh akreditasi internasional ASIC dengan predikat PREMIERE, kali ini keduanya meraih akreditasi “A” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) berdasarkan SK dengan no. 0651/LAM-PTKes/Akr/Sar/XI/2019 dan 0652/LAM-PTKes/Akr/Sar/XI/2019.

Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengungkapkan rasa bahagianya atas raihan prestasi tersebut sebagai puncak prestasi yang diperoleh FK Unisba setelah 15 tahun berdiri.

Rektor menilai, banyak keuntungan yang dapat diperoleh FK Unisba dengan diraihnya akreditasi ini yaitu kesempatan untuk menerima mahasiswa baru sebanyak 250 orang dibanding sebelumnya yang hanya menerima 200 mahasiswa. “Raihan akreditasi ini memberi peluang dan keleluasaan bagi masyarakat yang ingin kuliah di FK Unisba dengan space yang lebih luas. Walaupun belum tentu kita akan terima 250, tapi tetap harus mempertahankan mutu yang sesuai dengan sarana dan prasarana yang kita punyai,” ujarnya.

Selain itu, raihan akreditasi ini mampu mensejajarkan posisi FK Unisba sebagai FK elit di Indonesia dengan gengsi dan reputasi yang semakin tinggi.

Untuk itu, kedepan dalam menerima mahasiswa baru FK Unisba, proses seleksinya akan lebih ditingkatkan dan semakin ketat. “Semakin tinggi reputasi dengan perolehan akreditasi ini, maka seleksi akan semakin ketat sehingga yang nanti masuk menjadi mahasiswa baru FK Unisba merupakan sosok yang pantas diterima dengan tidak melanggar norma yang sudah ditetapkan dalam penerimaan mahasiswa baru Unisba. Siapapun tidak boleh termasuk Rektor untuk menjaga kualitas,” terangnya.

Dikatakan Rektor, perolehan akreditasi A ini memunculkan berbagai tantangan yang harus dihadapi, seperti tuntutan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menambah sarana dan prasarana. Menurutnya, tantangan yang paling besar adalah pendirian Rumah Sakit Pendidikan Utama. Namun, sebelum hal itu terwujud, FK Unisba akan terus mengembangkan fasilitasnya dengan membangun kembali gedung lama menjadi empat lantai dengan menambah fasilitas seperti lab. Computer Based Test (CBT) dengan kapasitas yang lebih besar dan lab. lainnya yang diperlukan untuk mempertahankan akreditasi ini.

Rektor berharap, dengan perolehan akreditas A ini, FK Unisba tetap menjadi tumpuan umat untuk menghasilkan dokter muslim yang berbeda dengan dokter lulusan perguruan tinggi lainnya. Selain itu, mampu mendorong dosen-dosen di FK Unisba untuk meningkatkan pangkat dan jabatan fungsionalnya dalam rangka menduduki jabatan yang paling tinggi. (Eki)